Bursa Asia Tergelincir di Zona Merah
Digtara.com | JAKARTA -Perdagangan hari ini. Selasa (17/9) pukul 8.44 WIB bursa Asia masih cenderung turun sehingga tergelincir di zona merah, indeks Nikkei 225 turun 0,02% ke 21.984. Hang Seng melemah 0,92% ke 26.874.
Baca Juga:
Indeks Shanghai tergerus 0,44% ke 3.017. Sedangkan Shenzhen turun 0,56% ke 1.675.
Indeks Taiex turun 0,23% ke 10.878. Sedangkan Straits Times melemah 0,35% ke 3.192. Kospi naik tipis 0,02% dan FTSE Bursa Malaysia naik 0,21%.
“Ada nada risk-off di pasar saham. Tapi mengejutkan karena pasar tidak bereaksi berlebihan,” kata Tsutomu Soma, general manager of fixed income business solutions SBI Securities kepada Reuters.
Soma mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lain memiliki cadangan minyak yang mampu melonggarkan tekanan pada kondisi terkini. “Pasar juga menunggu pertemuan Federal Reserve esok,” imbuh dia.
Harga minyak pagi ini turun lebih dari 1% setelah kemarin melonjak hingga 15% akibat serangan pada fasilitas minyak Arab Saudi akhir pekan lalu. AS menuduh Iran berada di balik serangan. Tapi, Iran membantah tuduhan ini.
Tensi kedua negara yang sudah panas, kini makin tinggi. Kenaikan tensi ini juga sempat menyulut kenaikan harga emas pada perdagangan kemarin. Pagi ini, harga emas masih cenderung stagnan menunggu keputusan suku bunga The Fed besok.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi
IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis