Minggu, 08 Maret 2026

Wall Street Bertengger di Zona Hijau

- Sabtu, 14 September 2019 01:11 WIB
Wall Street Bertengger di Zona Hijau

Digtara.com | NEW YORK – Mengakhiri perdagangan Jumat (13/9) waktu setempat Indeks S&P 500 di Wall Street dengan sedikit penurunan. Indeks ini kurang dari 1% di bawah level tertinggi sepanjang masa.

Baca Juga:

Sementara, Industri yang rentan terhadap tarif membantu menjaga saham-saham blue-chip Dow di wilayah positif, yang telah naik delapan sesi berturut-turut.

Ada tiga indeks saham utama AS membukukan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut. Saham Apple Inc menjadi penghadang terbesar karena anjlok 1,9% setelah Goldman Sachs memangkas target harga saham pembuat iPhone tersebut.

Sementara, Beijing mengumumkan akan mengecualikan beberapa produk pertanian AS dari tarif tambahan setelah Presiden Donald Trump menyarankan dia bisa terbuka untuk kesepakatan sementara, gerakan perdamaian terakhir oleh kedua belah pihak dari perang perdagangan menjelang negosiasi bulan depan di Washington.

Namun, di sisi ekonomi penjualan ritel AS meningkat pada Agustus hingga dua kali lipat dari yang diperkirakan analis, menurut Departemen Perdagangan. Itu menunjukkan belanja konsumen yang kuat akan terus mendukung ekspansi ekonomi AS yang paling lama berlangsung.

“Konsumennya cukup ceria,” Cardillo menambahkan. “Memasuki musim liburan, konsumen kemungkinan akan terus berbelanja, dan itu menjadi pertanda baik sejauh menyangkut ekonomi yang dipimpin konsumen.”

Pelaku pasar sekarang melihat ke Federal Reserve AS yang secara luas diperkirakan akan memotong suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir pertemuan kebijakan moneter minggu depan.

Dow Jones Industrial Average naik 37,07 poin (0,14%), menjadi 27.219,52. S&P 500 kehilangan 2,18 poin (0,07%) menjadi 3.007,39. Adapun Nasdaq Composite turun 17,75 poin (0,22%) menjadi 8.176,71.

Dari 11 sektor utama dalam S&P 500, lima ditutup di zona merah, dengan real estat menderita persentase kerugian terbesar, 1,3%.

Volume pada pertukaran AS adalah 6,93 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 6,75 miliar saham selama 20 hari perdagangan terakhir.[reuters]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Simak 6 Saham Rekomendasi Analis: IHSG Berpotensi Menguat Lagi Hari Ini Rabu 12 November 2025

Simak 6 Saham Rekomendasi Analis: IHSG Berpotensi Menguat Lagi Hari Ini Rabu 12 November 2025

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Komentar
Berita Terbaru