Analis: Minimnya Sentimen Positif Picu Pelemah IHSG
Digtara.com | JAKARTA – Selama kedua pekan ini. Selasa (3/9/2019) kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah. IHSG turun 0,46% ke 6.261,59. Asing juga kembali mencatat penjualan bersih (net sell) Rp 399,06 miliar.
Baca Juga:
Meurut Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji menjelaskan, minimnya sentimen positif dari dalam negeri menjadi faktor pelemah IHSG.
“Berdasarkan data PMI manufaktur Indonesia turun ke level 49 menunjukkan industri manufaktur masih kontraksi. Ini karena perang dagang sebagai faktor utama,” ungkapnya.
Dia menegaskan pelemahan IHSG masih koreksi wajar. “Pasar juga masih mencerna data inflasi, APBN dan menanti susunan kabinet,” ujar dia. Meski begitu, tren IHSG masih positif.
Dia memproyeksikan, IHSG pada Rabu (4/9/2019) ini masih akan menguat di 6.250–6.300. IHSG berpotensi turun di 6.214–6.340. Ini nampak dari indikator MACD membentuk golden cross di area negatif.[kontan]
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi