Wall Street Menguat Lebih dari 1%
DIgtara.com | NEW YORK – Akhir perdagangan Kamis (29/8) Wall Street menguat lebih dari 1% ditopang oleh saham-saham teknologi yang naik karena kabar positif dari adanya harapan kelanjutan negosiasi perdagangan Amerika Serikat-China.
Baca Juga:
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 326,15 poin atau 1,25% ke 26.362,25, S&P 500 naik 36,64 poin atau 1,27% ke 2.924,58 dan Nasdaq Composite naik 116,51 poin atau 1,48% ke 7.973,39.
Volume transaksi perdagangan di bursa AS mencapai 6,1 miliar saham. Saham-saham Wall Street naik setelah Kementerian Perdagangan China menyatakan kedua negara sedang membahas putaran perundingan dagang berikutnya yang dijadwalkan September 2019.
Namun kemajuan dari perundingan dagang ini akan ditentukan oleh apakah AS dapat menciptakan kondisi yang menguntungkan. Beberapa analis memperingatkan bahwa komentar China minim substansi.
“Bagi saya itu seperti berjalan lambat,” kata Thomas Marton, manajer portofolio senior di Globalt Investment Atlanta seperti dikutip Reuters.
“Tetapi jelas, sejauh ini tidak memperbaiki keadaan.”
Di mana saham teknologi yang sensitif terhadap tarif seperti Apple Inc naik 1,69%, Microsoft naik 1,89% sehingga mendorong saham sektor teknologi naik 1,73%.
Jika dihitung kinerja bulanan, tiga indeks utama Wall Street mencatatkan kinerja bulanan terburuk dan penurunan bulanan pertama sejak aksi jual pada Mei lalu di tengah kekhawatiran perang dagang yang makin intensif antara AS-China yang mendorong ke resesi global.[kontan]
Simak 6 Saham Rekomendasi Analis: IHSG Berpotensi Menguat Lagi Hari Ini Rabu 12 November 2025
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia