Jumat, 20 Februari 2026

Tahun Ini, Kinerja Eksportir Kopi di Sumut Kembali Membaik

Redaksi - Senin, 19 Agustus 2019 04:03 WIB
Tahun Ini, Kinerja Eksportir Kopi di Sumut Kembali Membaik

Digtara.com | MEDAN – Kinerja eksportir kopi di Sumatra Utara mulai membaik pada tahun ini setelah sebelumnya tertekan lonjakan harga di tingkat petani.

Baca Juga:

Budi Setiawan Siregar, Export/Logistics Manager PT Olam Indonesia mengungkapkan, tahun lalu, lonjakan harga sempat memperlemah kinerja ekspor perusahaannya. Kondisi itu bukan hanya dialami Olam, beberapa eksportir kopi di Sumut juga diketahuinya bertumbangan.

“Yang bisa bertahan hanya eksportir-eksportir besar,” ujarnya, Senin (19/8/2019).

Termasuk Olam yang dia klaim sebagai eksportir ketiga terbesar di Sumut untuk kopi jenis Arabika, meski hanya 40 persen dari total biji kopi yang diekspornya berasal dari provinsi ini. Olam bahkan juga menjadi eksportir ketiga terbesar di Tanah Air karena Sumut merupakan sentra kopi Arabika paling berpengaruh di Indonesia.

Dia menjelaskan, tingginya harga pada tahun lalu terjadi karena para agen, pemasok atau supplier mengetahui harga pasar dunia, sehingga terjadi “perang harga” di antara mereka. Kondisi itu pun cukup berlarut disebabkan kurang berperannya Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI).

“Seharusnya yang bisa mengerem harga jual petani itu AEKI,” imbuhnya.

Ketika itu berlangsung Olam tidak bisa berbuat banyak, hanya dapat meminta pemasok untuk tidak terpancing dengan perang harga. Para pemasok diminta tidak merusak harga pasar dan bersaing dengan sehat.

Namun saat ini harga kopi sudah turun dan karena kontrak pengiriman sudah berjalan, defisit kinerja ekspor Olam mulai tertutupi. Setelah pada 2018 penundaan beberapa kontrak yang menggerus jumlah margin sempat dialami Olam.

Meski demikian, pada tahun ini para eksportir menurut dia akan kembali diadang tantangan berikutnya, yakni soal kualitas. Yang mana pada tahun ini peningkatan level kualitas kopi diinginkan buyer di pasar dunia.

Hasrul, Kepala Balai Karantina Pertanian (BKP) Belawan, mengungkapkan sejauh ini Sumut sudah mengekspor sebanyak 46,981,811,90 kg kopi senilai sekitar Rp3,38 triliun. Sepanjang Semester I/2019, label pemasok kopi terbesar dunia disandang Sumut.

Dari catatan BKP Belawan, terdapat 39 negara di dunia mengimpor kopi dari Indonesia, khususnya Sumatra utara. Bahkan selama 2019 Sumut menjadi salah satu pemasok kopi terbesar di 10 negara di dunia.

“Berdasarkan data sistem IQFAST (Indonesian Quarantine Full Automation System) ada 10 negara yang menjadi tujuan pemasok terbesar dari indonesia, khususnya Sumut,” jelasnya

Di antaranya, ke USA sebayak 992 kali pengiriman dengan volume, 24,843,653 kg, Jepang 111 kali dengan jumlah 3.007.860 kg dan Canada 92 kali dengan 2.142.000 kg.

Lalu ke Singapore sebanyak 96 kali dengan volume 2,766,380, UK 79 kali volume 1,416,665 kg, Belgium 77 kali volume 2,112.680 kg dan Jerman 73 kali volume 2,969,420 kg.

Kemudian ke Taiwan sebanyak 73 kali dengan volume 1.183. 355, Korea Selatan 58 kali volume 952,060 kg, dan yang terakhir adalah Australia sebanyak 55 kali bervolume total 927,925 kg.

“Periode semester pertama sudah sangat bagus. Dan saya yakin, untuk periode kedua (semester II) ekspor kopi akan meningkat lagi, demikian juga negara peminat kopi juga akan bertambah,” katanya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru