Pagi Ini, IHSG Dibuka Terpuruk di Level 6.192
Digtara.com | JAKARTA – Pada pembukaan perdagangan, Kamis (15/8/2019) pagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Terpuruk. Saat preopening, indeks turun 74,87 poin atau 1,19 persen menjadi 6.192,45.
Baca Juga:
Indeks menambah poin pelemahan menjadi 6.186,08 dan sekitar pukul 09.10 WIB bergerak 6.201,31 atau turun 1,05 persen. Dari 370 saham yang diperdagangkan, 39 di antaranya menguat, 243 melemah dan 88 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 56.318 kali dengan nilai transaksi Rp859,60 miliar dan 1,77 miliar lembar saham diperjualbelikan.
Ada 10 indeks sektoral penggerak IHSG seluruhnya masuk zona merah dengan industri dasar memimpin pelemahan atau turun 1,60 persen. Mayoritas sektor lainnya juga turun sekitar 1 persen.
Di mana investor asing mewarnai perdagangan pagi dengan aksi jual bersih (net sell) Rp56,04 miliar. Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) naik Rp150 atau 1,61 persen ke Rp9.475, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik Rp150 atau 2,65 persen ke Rp5.800, PT Bank Permata Tbk (BNLI) naik Rp95 atau 9,84 persen ke Rp1.060 dan PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) naik Rp15 atau 1,85 persen ke Rp825.
Sedangkan, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp500 atau 2,32 persen ke Rp21.075, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp150 atau 1,85 persen ke Rp7.950, PT Bank Mandiri Tbk (Persero) turun Rp125 atau 1,67 persen ke Rp7.375 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 atau 1,50 persen ke Rp6.675.
Pelemahan itu juga tercermin dari pergerakan bursa saham-saham di Asia. Pasar saham China daratan anjlok dengan indeks komposit Shanghai turun 1,08 persen, sedangkan indeks komposit Shenzhen merosot 1,363 persen. Adapun indeks Hang Seng Hong Kong juga turun 0,73 persen.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 1,47 persen, sementara indeks Topix tergelincir 1,4 persen. Selanjutnya, di Australia indeks S&P/ASX 200 juga jatuh 2,29 persen.[inews]
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi