Bursa AS Merangkak Naik
Digtara.com | NEW YORK – Penundaan pengumuman tersebut membawa pembeli kembali ke pasar ekuitas dalam reli berbasis luas. Saham-saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Selasa. Hal ini dikarenakan penundaan pengumuman tarif baru yang direncanakan untuk barang-barang impor China.
Baca Juga:
Pada perdagangan Rabu (14/8/2019) Dow Jones Industrial Average naik 372,54 poin atau 1,44% menjadi 26.279,91, S&P 500 naik 42,48 poin atau 1,47% menjadi 2.926,23 dan Nasdaq Composite menambahkan 152,95 poin atau 1,95% menjadi 8.016,16.
Melihat kondisi saham teknologi, Apple Inc (AAPL.O) memimpin penguatan. Di mana saham tersebut memimpin ketiga indeks utama AS menyusul pengumuman tersebut, yang meredakan kekhawatiran atas perang dagang AS-China dan tanda-tanda meningkatnya resesi yang akan segera terjadi.
Sementara, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengatakan Amerika Serikat akan menunda mengenakan tarif 10% tambahan pada barang-barang utama Tiongkok, termasuk laptop dan ponsel, tarif yang semula diberlakukan mulai bulan depan.
“Ini adalah momentum yang berasal dari penurunan perdagangan karena memberikan sedikit optimisme perdagangan,” kata Joseph Sroka, kepala investasi di NovaPoint di Atlanta.
“Kami memasuki akhir musim pendapatan, sehingga berita geopolitik dan makroekonomi akan mendominasi arah pasar untuk beberapa minggu ke depan,” tambahnya.[reuters]
Simak 6 Saham Rekomendasi Analis: IHSG Berpotensi Menguat Lagi Hari Ini Rabu 12 November 2025
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia