Jumat, 23 Februari 2024

Maluku Mulai Eksportasi Tuna Sirip Kuning

- Selasa, 30 Juli 2019 13:40 WIB
Maluku Mulai Eksportasi Tuna Sirip Kuning

digtara.com | AMBON – Maluku memulai kegiatan perdagangan komoditi ikan tuna sirip kuning (yellowfin tuna) ke luar negeri. Kegiatan itu ditandai dengan ekspor perdana komoditi tersebut melalui Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, Selasa(30/7/2019).

Baca Juga:

Sebanyak 25 ton ikan tuna sirip kuning di ekspor ke Thailand dengan menggunakan container berukuran 40 feet. Kegiatan ekspor itu dilakukan oleh CV Sumber Harta Laut Mas dengan nilai ekpor sebesar 55.000 Dollar Amerika atau senilai Rp.771 juta.

Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Maluku, Finari Manan mengatakan, komoditi ikan tuna sirip kuning ini akan diekspor ke Thailand setelah sebelumnya di bawa ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Mereka melakukan ekspor dari pelabuhan Yos Sudarso Ambon menuju pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kemudian dilanjutkan ke Thailand.

“Ada 25 ton ikan atau satu kontainer berukuran 40 feet yang di ekspor CV Sumber Harta Laut Mas, dengan nilai ekspor sebesar 55.000 US dollar, jika dirupiahkan sebesar Rp.771 juta,” kata Finari Manan.

BACA JUGA : SUMUT RUTIN EKSPOR JAHE KE PASAR DUNIA

Finari menyebutkan, ada dua komoditi eksportir dari Maluku yang melakukan ekspor langsung di Tahun 2019, yakni CV Putri Desi yang mengekspor kepiting bakau dan CV Sumber Harta Laut Mas yang mengekspor ikan tuna sirip kuning.

Mereka bersinergi untuk melakukan ekspor langsung untuk mendorong serta meningkatkan ekspor tumbuh dari Maluku secara langsung. Karena sebelumnya, diketahui biasanya dilakukan dari Surabaya, Jakarta atau Makassar.

Pihaknya berharap ekspor langsung dari Maluku terus berlanjut. Sebab, ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan sinergitas kepada para eksportir atau investor dengan memberikan fasilitas serta kemudahan dari sisi proses bisnis, prosedur, maupun perijinan bahwa ekspor dari Maluku.

BACA JUGA : GIGI TARING BABI JADI POTENSI BARU EKSPOR SUMATERA UTARA

“Kita berharap kedapan muncul eksportir baru, bukan hanya dari komoditi perikanan tetapi juga dari komoditi pertanian dan kehutanan,”pungkasnya.

Peningkatan nilai ekspor di Maluku cukup signifikan, dimana pada 2018 lalu hanya berkisar pada 200 ribu US Dollar, sedangkan di periode Juni 2019 mengalami peningkatan 10 juta US dollar.

“Kedepan, kita akan mendorong komoditi rempah-rempah Maluku seperti cengkeh, pala dan lainnya bisa diekspor langsung dari Ambon ke luar negeri,” tandasnya.

[AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru