Rabu, 21 Februari 2024

Petani Padi di Sumut Diminta Gunakan Sistem Jarwo

- Selasa, 16 Juli 2019 14:11 WIB
Petani Padi di Sumut Diminta Gunakan Sistem Jarwo

digtara.com | SERGAI – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, meminta kepada para petani padi di Sumatera Utara, untuk menerapkan sistem tanam jajar legowo (Jarwo). Sistem ini diyakini mampu meningkatkan produktifitas antara 8-11 ton padi perhektarenya.

Baca Juga:

Seperti yang dilakukan petani di Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, yang ditinjau Edy pada Selasa (16/7/2019).

Teknologi Jarwo merupakan teknologi budidaya terpadu padi sawah irigasi berbasis tanaman jajar legowo 2:1 atau 200 ribu rumpun per hektare dengan alat mesin tanam padi yang disebut Jarwo Transplanter.

“Saya dengar sudah ada sekitar enam atau tujuh kabupaten yang menjadi daerah percontohan untuk teknologi ini, semoga ke depannya semakin banyak daerah lainnya yang juga menerapkan teknologi ini,” ucap Edy.

 

 

 

 

 

 

 

 

Edy Rahyamadi mengaku kagum dengan hasil teknologi Jarwo yang diperkenalkan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Sumut. Dengan teknologi ini memungkinkan petani bisa memanen padi hingga 9 ton/hektare, bahkan ada yang mencapai 11 ton/hektare.

“Angka tersebut hampir mengejar produktivitas panen padi di Thailand yang mencapai 12 ton/hektare. Artinya kan kalau semakin banyak daerah yang pakai teknologi ini, semakin melimpah produksi padi kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPTP Balitbangtan Sumut Khadijah Lubis menjelaskan, luas lahan sawah percontohan dengan teknologi Jarwo hingga tahun 2018 mencapai 1.174 hektare, yang tersebar di Kabupaten Langkat, Deliserdang, Tapanuli Selatan, Batubara, Labuhanbatu, Asahan, dan Serdang Bedagai.

“Kami juga berharap bisa memperkenalkan teknologi ini ke lebih banyak petani di daerah lainnya di Sumut. Tetapi tentu cita-cita besar ini membutuhkan usaha besar dan waktu, mudah-mudahan secara bertahap kita menuju ke sana,” harapnya.

[AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru