Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS Hari Ini, Sentimen Global Masih Bayangi
digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan melemah pada perdagangan Kamis, 9 April 2026, dengan pergerakan di kisaran Rp17.010 hingga Rp17.040 per dolar AS.
Baca Juga:
- Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.050–Rp17.200 per Dolar AS
- Prediksi Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 7 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.000–Rp17.100 per Dolar AS
- Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 6 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS
Rupiah Sempat Menguat pada Perdagangan Sebelumnya
Berdasarkan data TradingView, pada Rabu, 8 April 2026, rupiah ditutup menguat sebesar 0,92 persen ke level Rp15.338 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS justru melemah 0,71 persen ke posisi 98,8.
Baca Juga:Penguatan rupiah sebelumnya juga terjadi seiring dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia yang berada di zona positif terhadap dolar AS.
Yen Jepang tercatat menguat 0,86 persen, yuan China naik 0,47 persen, dolar Singapura menguat 0,59 persen, dan won Korea Selatan melonjak 1,44 persen.
Selain itu, mata uang regional lainnya seperti ringgit Malaysia, peso Filipina, dan baht Thailand juga mencatatkan penguatan masing-masing di atas 1 persen.
Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa sentimen utama berasal dari perkembangan geopolitik, khususnya keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyetujui gencatan senjata dengan Iran.
Kebijakan tersebut mencakup penangguhan aksi militer selama dua minggu, yang dinilai memberikan sinyal meredanya ketegangan global.
Baca Juga:Gencatan senjata ini juga berkaitan dengan jaminan pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak dunia.
Kondisi tersebut menjadi perhatian investor karena berdampak langsung terhadap stabilitas pasar energi global.
Dari dalam negeri, kinerja fiskal Indonesia memberikan sentimen positif bagi pasar.
Realisasi pendapatan negara hingga 31 Maret 2026 mencapai Rp574,9 triliun atau tumbuh 10,5 persen secara tahunan.
Baca Juga:Angka tersebut setara dengan 18,2 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp3,15 kuadriliun.
Kinerja ini didukung oleh penerimaan perpajakan yang mencapai Rp462,7 triliun atau meningkat 14,3 persen secara tahunan, terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp394,8 triliun serta kepabeanan dan cukai sebesar Rp67,9 triliun.
Pergerakan mata uang Garuda dalam jangka pendek akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik global serta respons investor terhadap kondisi ekonomi domestik.
Pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati dalam menyikapi dinamika tersebut, sehingga fluktuasi nilai tukar masih berpotensi terjadi.
Baca Juga:Rupiah diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.010 hingga Rp17.040 per dolar AS pada 9 April 2026. Sentimen global dari geopolitik serta kondisi domestik akan menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan nilai tukar dalam waktu dekat.
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.050–Rp17.200 per Dolar AS
Prediksi Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 7 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.000–Rp17.100 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 6 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS
Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, 2 April 2026 Diproyeksi Melemah
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 31 Maret 2026 Melemah, Berpotensi Tembus Rp17.100 per Dolar AS