Kamis, 19 Maret 2026

Redam Isu Kelangkaan, Pertamina Tambah Stok Elpiji 3 Kg di Sumut

Redaksi - Kamis, 13 Juni 2019 11:07 WIB
Redam Isu Kelangkaan, Pertamina Tambah Stok Elpiji 3 Kg di Sumut

digtara.com | MEDAN – Tiga wilayah Kabupaten di Sumatera Utara dilanda isu kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram (kg) usai perayaan lebaran Idulfitri 1440 Hijriah. Yakni Kabupaten Serdang Bedagai, Simalungun dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Baca Juga:

Untuk meredam isu kelangkaan itu, PT Pertamina melakukan penambahan stok elpiji 3 kg di daerah-daerah tersebut.
Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, M Roby Hervindo mengatakan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan menjadi wilayah yang mendapatkan tambahan paling besar, yakni mencapai 28 persen dari penyaluran normal.

Sementara Simalungun dan Serdang Bedagai, masing-masing mendapatkan tambahan 8 persen dari penyaluran normal.

“Peningkatan penyaluran juga menyentuh Kabupaten Serdangbedagai, Simalungun dan Labuhanbatu Selatan yang sempat dilanda isu kelangkaan,” ujarnya, Kamis (13/6/2019).

Roby mengungkapkan, secara umum Pertamina MOR 1 meningkatkan penyaluran LPG 3 kg di Sumut sebanyak 5 persen pada periode 6-11 Juni 2019. Ini dilakukan karena berdasarkan pantauan mereka, kebutuhan konsumsi LPG 3 kg masyarakat paska Lebaran masih meningkat.

“Setidaknya, sebanyak 403.360 tabung LPG 3 kg disalurkan per hari, sejak 6 Juni. Hingga kini total sudah 2,6 juta tabung LPG 3 kg dikonsumsi masyarakat Sumut setelah perayaan Lebaran,”sebutnya.

Sebelumnya, pada periode 1-5 Juni 2019, Pertamina MOR 1 juga sudah menambah penyaluran sebanyak 6 persen dari jumlah normal. Dengan rerata sebanyak 407.115 tabung per hari sampai berjumlah total 2,03 juta tabung.

“Kami selalu menjaga ketahanan stok. Rata-rata stok yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 20 hari ke depan,” tegas Roby.

Selain menghadapi isu kelangkaan, penambahan stok tersebut juga untuk meredam aksi pengecer menaikkan harga LPG 3 kg. Kemudian, Satgas Pertamina MOR 1 juga melakukan inspeksi ke pangkalan-pangkalan.

 

“Dalam setiap inspeksi, Satgas menekankan pangkalan untuk tidak menjual LPG 3 kg kepada pengecer dan menjualnya sesuai harga eceran tertinggi (HET),”tandasnya.

[AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru