Kamis, 01 Oktober 2026

Kurs Dolar Loyo, Inilah Penyebabnya

Redaksi - Rabu, 12 Juni 2019 01:15 WIB
Kurs Dolar Loyo, Inilah Penyebabnya

Digtara.com | JAKARTA – Pada akhir perdagangan 11 Juni 2019 kemarin kurs dolar melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dikarena investor mencerna data ekonomi terbaru Amerika Serikat (AS) yang tidak memuaskan.

Baca Juga:

Laporan menyebutkan indeks harga produsen yang disesuaikan secara musiman untuk permintaan akhir naik tipis 0,1% pada Mei, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Selasa (11/6/2019). Harga permintaan akhir naik 0,2% pada April dan 0,6% pada Maret, dilansir dari Antaranews.

Pada Mei kenaikan dalam harga permintaan akhir disebabkan oleh kenaikan 0,3% untuk indeks permintaan akhir jasa-jasa. Sebaliknya harga untuk permintaan akhir barang-barang turun 0,2%, menurut laporan itu.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,08% menjadi 96,6842 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1332 dari USD1,1315 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2722 dari USD1,2689 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,6959 dari USD0,6957.

Dolar AS dibeli 108,49 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,42 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9918 franc Swiss dari 0,9895 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3286 dolar Kanada dari 1,3270 dolar Kanada.[oke]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Hari Ini 1 Oktober 2026: GOTO, MEDC, hingga CUAN Kembali Melemah

IHSG Hari Ini 1 Oktober 2026: GOTO, MEDC, hingga CUAN Kembali Melemah

IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 0,43%, GOTO dan AADI Jadi Beban

IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 0,43%, GOTO dan AADI Jadi Beban

IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan

IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan

BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1

BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1

IHSG Hari Ini 25 September 2026 Berisiko Melemah, Simak Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 25 September 2026 Berisiko Melemah, Simak Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 24 September 2026 Berpotensi Menguat, Simak Saham Pilihan MNC Sekuritas

IHSG Hari Ini 24 September 2026 Berpotensi Menguat, Simak Saham Pilihan MNC Sekuritas

Komentar
Berita Terbaru