Awal Pekan Ini, IHSG Tergerus ke Bawah 6.400
digtara.com | JAKARTA – Pada Senin (29/4/2019) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini di zona merah. IHSG turun 19 poin atau 0,30% ke 6.392.
Baca Juga:
Delapan sektor merah dan dua sektor masih menguat. Sektor konstruksi dan perkebunan naik masing-masing 0,08% dan 0,07%.
Sektor aneka industri mencetak penurunan terbesar, yakni 1,05%. Sektor manufaktur tergerus 0,51%. Sektor industri dasar turun 0,53%. Sektor infrastruktur dan barang konsumen turun masing-masing 0,39% dan 0,35%.
Top losers LQ45 pagi ini terdiri dari:
PT United Tractors Tbk (UNTR) -3,44%
PT Elnusa Tbk (ELSA) -3,05%
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) 2,47%
Top gainers LQ45 adalah:
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 3,23%
PT XL Axiata Tbk (EXCL) 1,05%
PT Wijaya KArya Tbk (WIKA) 0,85%
Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 62,27 miliar di pasar reguler. Tapi, tercatat net buy Rp 49,56 triliun di seluruh pasar. Net buy ini terjadi karena transaksi merger PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk (BBNP).
Pembelian bersih asing pada saham BDMN mencapai Rp 49,6 triliun. Pembelian bersih lain tercatat pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 5,2 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 315 juta, dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 308 juta.
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Astra International Tbk (ASII) Rp 17,9 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 13,6 miliar, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 11,2 miliar.
IHSG Hari Ini 1 Oktober 2026: GOTO, MEDC, hingga CUAN Kembali Melemah
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 0,43%, GOTO dan AADI Jadi Beban
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan
BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1
IHSG Hari Ini 25 September 2026 Berisiko Melemah, Simak Saham Pilihan Analis