Rupiah Tumbang Lagi ke Level Rp14.144 Per Dollar AS
digtara.com | JAKARTA – Tren pelemahan rupiah tampaknya masih berlanjut dan sudah memasuki hari keempat. Mengutip Boomberg pukul 10.00 WIB, rupiah di pasar spot melemah 0,28% ke Rp 14.144 per dollar Amerika Serikat (AS) dari posisi kemarin Rp 14.105 per dollar AS.
Baca Juga:
pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar (Jisdor), rupiah melemah 0,30% ke level Rp 14.154 per dollar AS dari posisi sebelumnya Rp 14.112 per dollar AS.
Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan pelemahan rupiah hari ini selain karena masih terpengaruh kenaikan harga minyak, kinerja emiten AS di kuartal I 2019 yang kebanyakan berada di atas ekspektasi pasar juga memberi sentimen positif pada penguatan dollar AS.
“Emiten di bursa AS kinerjanya kebanyakan di atas ekspektasi, ini menimbulkan sentimen bahwa The Fed meski kini masih menahan kenaikan suku bunga, jadi muncul kemungkinan ke depan akan hawkish meski dalam waktu yang lama,” kata David, Rabu (24/4).
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi