Pascapemilu, Rupiah Berpeluang Rally
digtara.com | JAKARTA – Pasca pemilihan umum (pemilu) diperkirakan dapat mengerek pergerakan kurs rupiah. Selasa (16/4), kurs spot rupiah melemah 0,16% menjadi Rp 14.085 per dollar Amerika Serikat.
Baca Juga:
Kurs tengah rupiah versi Bank Indonesia naik tipis 0,01% jadi Rp 14.066 per dollar AS.
Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi menjelaskan, pemilu yang berjalan aman dan lancar menandakan kondisi ketidakpastian politik berakhir. Hal ini pun disukai oleh investor.
Ekonom Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro menambahkan, hasil quick count yang dimenangkan petahana juga memberi angin segar. Karena, selain kepastian yang kian jelas, keberlanjutan kebijakan ekonomi pun dapat terlaksana.
Sokongan tambahan juga datang dari pertumbuhan ekonomi China kuartal I-2019 yang mencapai 6,4%. Angka ini lebih tinggi dari konsensus di 6,3%. “Dampaknya positif karena hubungan perdagangan Indonesia dengan China lebih besar,” ujar Satria.
Ia optimistis rupiah akan menguat beberapa minggu ke depan. Namun, jika penguatan terlalu signifikan, BI akan masuk sehingga pergerakannya lebih stabil. Satria memprediksi rupiah hari ini bergerak di Rp 13.950-Rp 14.020 per dollar AS.
Dini memperkirakan, rupiah bergerak antara Rp 14.030-Rp 14.125 per dollar AS.
IHSG Hari Ini 1 Oktober 2026: GOTO, MEDC, hingga CUAN Kembali Melemah
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 0,43%, GOTO dan AADI Jadi Beban
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan
BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1
IHSG Hari Ini 25 September 2026 Berisiko Melemah, Simak Saham Pilihan Analis