Lapas Binjai Pamerkan Hasil Karya WBP Kepada Masyarakat

Kamis, 21 April 2022 23:00
ist
Lukisan hasil karya WBP Lapas Binjai

digtara.com – Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-58 tahun 2022, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menggelar kegiatan “One Day One Prison’s Product” di halaman kunjungan bertamu, Kamis (21/4/2022).

Kegiatan ini dilakukan untuk memamerkan produk yang dihasilkan para warga binaan pemasyarakatan dan sebagai wujud apresiasi terhadap kreatifitas warga binaan.

Kalapas Binjai, Sahata Marlen Situngkir mengatakan, kegiatan One day One Prison’s Product ini merupakan wadah bagi WBP untuk meningkatkan kemandirian dan mengasah keterampilan dalam berkarya sekaligus bentuk dukungan untuk meningkatkan produktivitas warga binaan melalui pembelian produk yang mereka hasilkan.

“Kegiatan ini digelar untuk memperkenalkan hasil kreativitas warga binaan. Dikemas semenarik mungkin dengan momentum bulan Ramadhan. Berbagai hasil Karya WBP yang ditampilkan langsung kepada pengunjung seperti sayuran Hidroponik, sandal jepit, tas anyam pandan, baju sablon, meubel, lukisan, miniatur dan Handycraft (kerajinan tangan). ujar Marlen.

Dalam kegiatan ini, lanjut Marlen, tidak hanya jajaran petugas Lapas saja yang membeli produk tersebut, tetapi banyak juga pengunjung dari masyarakat umum yang mengapresiasi bahkan berminat membeli karya warga binaan.

“Ini Momentum bagi kita untuk mengenalkan, memasarkan, serta menjual produk-produk warga binaan kepada masyarakat luas. Saya instruksikan setiap petugas wajib membeli produk karya warga binaan dan mempublikasikannya di media sosial pribadi mereka dengan menggunakan twibbon yang telah disediakan dan menggunakan hastag #AkuBeliProdukNapi. Hal ini merupakan salah satu strategi untuk memasarkan hasil karya warga binaan,” terang Marlen.

Dijelaskan Marlen, kemampuan yang diperoleh warga binaan ini merupakan hasil pembinaan kemandirian melalui program pelatihan keterampilan bersertifikat Lapas Binjai tahun anggaran 2020 sampai 2022.

“Program pembinaan ini didesain untuk menyiapkan warga binaan menjadi manusia mandiri yang mampu menghasilkan produk berkualitas yang memiliki nilai ekonomi dan daya guna sehingga tidak lagi melanggar hukum setelah bebas,” ungkapnya.

“Mari kita dukung kegiatan One Day One Prison Product, kita jadikan kegiatan ini menjadi terobosan agar produk WBP dapat dikenal dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Kemudian nilai PNBP yang dihasilkan dari penjualan produk karya warga binaan akan disetor ke negara sebagai kado terbaik dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-58,” tutup Marlen. (hendra mulya)

Berita Terkait