Jumat, 21 Juni 2024

DPRD Tinjau Dek Rp. 2,3 M, Dewan: ‘Proyek Tidak Bermanfaat’

Amir Hamzah Harahap - Selasa, 09 Mei 2023 09:47 WIB
DPRD Tinjau Dek Rp. 2,3 M, Dewan: ‘Proyek Tidak Bermanfaat’

digtara.com – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan meliputi Wakil Ketua dan sejumlah anggotanya meninjau langsung pembangunan Dek lanjutan yang berada di bawah jembatan Siborang, Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Selasa (9/5/2023).

Baca Juga:

Pantauan wartawan, sekitar pukul 13.30 WIB, Wakil Ketua I dan II DPRD Kota Padangsidimpuan Rusydi Nasution, Erwin Nasution, Anggota Fraksi Partai Gerindra Moh Halid Rahman, Muhammad Iqbal (PKS), Fraksi Partai Partai PAN Adianto, dan Ellyati Fraksi Partai Gabungan (PPP), langsung meninjau langsung ke lokasi pembangunan Dek yang telah rusak di terjang Sungai Batang Ayumi.

Moh Halid Rahman, dari Fraksi Partai Gerindra Kota Padangsidimpuan mengatakan, proyek miliaran rupiah itu dinilai sudah tidak sesuai dengan harapan dalam membangun Kota Salak.

Dia menjelaskan, bangunan Dek tersebut tidak memberikan manfaat kepada masyarakat karena perencanaan dan izin masih menjadi persoalan hingga saat ini.

“Itu proyek setelah ditinjau langsung, tidak memiliki manfaat terhadap masyarakat luas. Semestinya, pembangunan Dek berfungsi sebagai penahan tekanan air untuk menghindari banjir atau luapan sungai. Namun, ketika ditinjau langsung malah pembangunannya berubah menjadi taman,” kata dia.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, pasca luapan sungai Batang Ayumi menerjang bangunan itu, terlihat di sisi bagian depan telah hancur dan sangat merugikan keuangan negara. Pembangunan itu, lanjut dia, harus menjadi bagian untuk kemajuan bukan malah sebaliknya.

“Sisi depan juga telah hancur, belum lagi izin dari Balai Wilayah Sungai Sumut. Nanti, saat rapat di DRPD akan segera di pertanyakan kepada Dinas terkait,” kata M Halid.

Selain itu, Adianto Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan mengatakan, persoalan pembangunan yang menjadi pembicaraan hangat seharusnya cepat di sikapi oleh Pemerintah Kota Padangsidimpuan yakni Wali Kota Irsan Nasution.

Hingga kini, kata dia, belum ada keterbukaan oleh Pemerintah atas bangunan itu. “Kita di DPRD Sidimpuan tidak tahu apa sikap Bapak Irsan atas pembangunan proyek miliaran rupiah itu. Bangunan itu terkesan tidak bermanfaat dan menghamburkan uang negara saja,” ungkapnya ketika ditemui wartawan.

Diketahui, proyek miliaran rupiah itu sudah mengalami rusak dan Krimsus Polda Sumut juga sudah meninjau langsung bangunan dek yang berubah jadi taman tersebut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru