BWI Kota Semarang Gencarkan Pendataan dan Pemutakhiran Wakaf, Target 750 Titik Tahun Ini
digtara.com - Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Semarang berkomitmen pencatatan wakaf bisa tercatat dengan baik. Oleh sebab itu, guna memastikan administrasi wakaf bisa tertib administrasi, BWI Kota Semarang menggelar kegiatan pendataan dan pemutakhiran wakaf sekaligus launching gerakan wakaf uang di Aula Rumdin Walikota Semarang, Minggu (14/12/2025).
Baca Juga:
- Refleksi 2025 BWI Kota Semarang: Dari Optimalisasi Aset Wakaf hingga Semarang Kota Wakaf
- Ajak Para Nadhir Jadikan Wakaf Sebagai Fondasi Penting dalam Memajukan perguruan Tinggi di Indonesia
- Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko Serahkan Mobil Operasional Program Kemaslahatan BPKH untuk Pesantren, Lembaga Dakwah dan Keagamaan
Sedikitnya 350 orang utusan mengikuti dengan penuh semangat dan khidmat kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Pengurus PCNU Kota Semarang, PD Muhammadiyah Kota Semarang, Pengurus Daerah MUI Kota Semarang, PD DMI Kota Semarang, penyuluh KUA Kecamatan Se-Kota Semarang, Forum Nadhir Wakaf Kecamatan Se-Kota Semarang, Sahabat Wakaf Kecamatan Se-Kota Semarang dan beberapa nadhir.
Ketua BWI Kota Semarang, Prof Dr Imam Yahya, M.Ag menuturkan, saat ini ada tanah wakaf di 1.771 titik di Kota Semarang. Ia berharap wakaf yang ada itu bisa ter-administrasi di aplikasi google satelit.
"Dengan pendataan dan pemutakhiran data ini, jadi bisa diketahui tanah wakafnya dimana, siapa nadhirnya, siapa wakifnya dan peruntukannya apa," ucap Prof Imam disela acara pendataan dan pemutakhiran data.
Baca Juga:
Sekretaris Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Jawa Tengah ini mentarget, untuk pendataan wakaf dari jumlah 1.771 titik tersebut, tahun ini bisa merampungkan 750 titik.
"Target kita tahun ini bisa dapat 750 titik. Adapun selebihnya nanti kita rampungkan tahun depan," ungkap Prof. Imam.
Selain untuk memastikan pendataan wakaf, dalam kesempatan ini, Prof Imam juga mengajak pentingnya wakaf uang. Menurutnya, selama ini orang berpandangan wakaf harus dengan tanah.
"Dengan gerakan wakaf uang ini, saya berharap ada kesadaran wakaf dengan uang. Wakaf uang ini tidak terpatok dengan nominal, boleh wakaf senilai 1 juta, 500 ribu bahkan hanya 100 ribu," urainya.
Dekan FISIP UIN Walisongo Semarang ini membeber, sejak dilaunching 22 Oktober lalu, implementasi wakaf uang sudah berjalan cukup baik, namun masih di kalangan Kemenag. Ia berharap gerakan wakaf ini bisa lebih meluas dan lebih masif lagi.
"Kami (BWI Kota Semarang, red) akan menggiatkan lagi sosialisasi ke Ormas-ormas Keagaman, baik NU dan Muhammadiyah. Kami juga akan goes to wakaf ke kampus-kampus islam swasta, seperti Unwahas, Unimus, Unissula. Selain itu, kami juga akan ke Sekolah-sekolah," pungkas Ketua FKUB Jateng ini.
Baca Juga:
Sementara itu, Suhardi, dari Ngalian yang merupakan utusan dari Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) PCNU Kota Semarang mengaku sangat mendukung program pendataan dan administrasi wajaf wakaf yang dilakukan BWI Kota Semarang bersama Kemenag Kota Semarang ini.
"Pencatatan dan administrasi wakaf ini sangat vital, karena berkaitan dengan hukum negara. Banyak terjadi wakaf karena tidak terdata dengan baik setelah sekian tahun ahli warisnya meminta balik. Dengan pendataan yang jelas ini, keamanan dan kenyamanan jamaah dalam beribadah bisa terwujud," ucap Suhardi.
Suhardi melanjutkan, soal wakaf uang. Dirinya juga menyambut baik dan mendukung gerakan ini. "Wakaf uang nominalnya bebas, tidak ditentukan, cukup dengan Q-RIS kita bisa berwakaf uang. Dengan wakaf uang ini, semoga bisa bermanfaat untuk kebaikan dan kemaslahatan umat kedepan," tukasnya. (San).
Refleksi 2025 BWI Kota Semarang: Dari Optimalisasi Aset Wakaf hingga Semarang Kota Wakaf
Ajak Para Nadhir Jadikan Wakaf Sebagai Fondasi Penting dalam Memajukan perguruan Tinggi di Indonesia
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko Serahkan Mobil Operasional Program Kemaslahatan BPKH untuk Pesantren, Lembaga Dakwah dan Keagamaan
Tingkatkan Potensi Wakaf Uang di Jateng, BWI Jateng Sasar ASN dan Catin Muslim
Pangkogabwilhan II dan Kapolda NTT kunjungi Perbatasan RI-RDTL
Jokowi Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang & Resmikan Brand Ekonomi Syariah
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus
Kode Redeem FC Mobile 9 Januari 2026 Resmi Dirilis EA Sports, Klaim Gems dan Pemain Ikonik Gratis
Divonis Pecat dari Kesatuan TNI AD, 22 Penganiaya Prada Lucky Ajukan Banding
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 9 Januari 2026, Berpeluang Uji Level 9.000
Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan
Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat 9 Januari 2026, Dipengaruhi Sentimen Global
Pelda Christian Namo Ayah Kandung Prada Lucky Dijemput dan Ditahan