Senin, 23 Februari 2026

Pemkab Langkat Ikut Hadiri Evaluasi Percepatan Stunting di Sumut

Hendra Mulya - Senin, 29 Mei 2023 16:22 WIB
Pemkab Langkat Ikut Hadiri Evaluasi Percepatan Stunting di Sumut

Plt Bupati Langkat H.Syah Afandin SH di wakilkan Amril S.Sos M.AP selaku Sekdakab Langkat menghadiri Evaluasi Pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting melalui Sinergitas dan Kolaborasi Tim Percepatan Penurunan Stunting dengan Mitra Kerja Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kab/Kota, bertempat di Hotel Santika Dyandra Medan, Senin 29 Mei 2023.

Baca Juga:

Forum konsolidasi percepatan penurunan stunting dan rembuk stunting provinsi sumatera utara tahu 2023. Di hadiri langsung Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, DR.H. Rahmat Shah  selaku Ketua PMI Provinsi Sumut.

Wakil Gubernur Sumut memukul gong menandai telah di buka Forum konsolidasi percepatan penurunan stunting dan rembuk stunting Provinsi Sumatera Utara tahun 2023. Dan penandatanganan Komitmen Bersama Rembuk Stunting Provinsi Sumatera Utara.

Wakil Gubernur Sumatera Utara sekaligus membuka acara forum konselidasi percepatan penurunan stunting dan rembuk stunting Provinsi Sumatera Utara tahun 2023.

Stunting ini adalah menjadi salah satu target utama dari pemerintah pusat sampai tingkat  provinsi dan kabupaten/kota ini kita lakukan secara bersama sama agar target kita penurunan stunting di sumatera utara dapat kita wujudkan tidak bisa kita kerjakan sendiri sendiri, karna kita punya target 2024 18% dari  tahun kemaren 21.1 %. Kita harapkan dengan bekerja sama kita dapat melakukan penurunan stunting kedepannya.

Sekdakab Langkat mengatakan Pemkab Langkat akan terus dan selalu serius dalam upaya penurunan angka stunting. “Kami Pemkab Langkat akan bekerjasama dengan semua pihak, dan mengikuti instruksi pemerintah provinsi dan pusat dalam menekan angka stunting,” tandasnya.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.O.G. (K) melalui live zoom, sesuai arahan bapak presiden dan penurunan stunting tahun 2007- 2022 dan target penurunan 2023 -2024 Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa target penurunan angka gagal tumbuh atau stunting sebesar 14 % harus dapat dicapai pada tahun 2024 mendatang.

Stunting masih menjadi masalah besar yang harus segera diselesaikan di Tanah Air. Apalagi stunting dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia sebuah negara, bukan hanya berdampak kepada kondisi fisik anak, melainkan juga kesehatan hingga kemampuan berpikir anak.

“Dampak stunting ini bukan hanya urusan tinggi badan, tetapi yang paling berbahaya adalah nanti rendah kemampuan anak untuk belajar, keterbelakangan mental, dan yang ketiga munculnya penyakit-penyakit kronis yang gampang masuk ke tubuh anak,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut,  juga menekankan pentingnya asupan gizi yang diberikan kepada ibu hamil dan juga bayi. Presiden meminta jajaran Kementerian Kesehatan untuk menghentikan pemberian biskuit dan menggantinya dengan makanan tinggi protein bagi ibu hamil dan bayi melalui puskesmas dan posyandu.

Juga menekankan pentingnya penyuluhan dan pemberian edukasi bagi masyarakat mengenai makanan dan gizi untuk anak. Presiden tidak ingin kasus seorang ibu memberikan minum kopi saset kepada bayinya kembali terjadi di Indonesia.

Turut hadir Rina Wahyuni Marpaung, S.STP,  M.AP (Kepala BAPPEDA), dr Sadikun Winato (Kepala Dinas PPKB dan PPA), Kepala dinas kominfo di wakilkan kabid IKP M.Faisal SE.M.I.Kom.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru