Minggu, 22 Februari 2026

Keluarga Anaknya Derita Penyakit Langka Harapkan Bantuan Dermawan

Hendra Mulya - Selasa, 14 Februari 2023 06:29 WIB
Keluarga Anaknya Derita Penyakit Langka Harapkan Bantuan Dermawan

Digtara.com – Seorang ibu rumah tangga, Ika, warga Dusun I, Namutrasi, Kabupaten Langkat tak kuasa menahan sedih saat melihat anaknya, tertidur diayunan yang berada di ruang tamu rumahnya.

Baca Juga:

Sudah dua tahun terakhir, anak keduanya bernama Tambah Ibrena PA, menderita penyakit langka. Seluruh kulit tubuhnya terkelupas mirip seperti luka bakar. Bahkan, kondisi luka itu semakin hari semakin banyak hingga menutupi sekujur tubuh.

Padahal, berbagai upaya sudah dilakukan Ika dan suaminya, namun kondisi anaknya terus semakin memburuk hingga saat ini.

Saat disambangi kerumahnya, Ika mengaku sudah membawa anaknya berobat ke sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Medan, seperti di RS Mitra Sejati, hingga RS Colombia Asia Medan.

“Kami sudah berusaha semampu kami tuk kesembuhan anak kami, namun hingga saat ini belum ada membuahkan hasil, kondisinya juga belum ada perubahan,” ujar Ika sedih sembari melihat anaknya yang tertidur, Selasa (14/2/23).

Selain itu, lanjut Ika, keterbatasan ekonomi membuat keluarga terpaksa harus mengurung niatnya untuk kembali membawa anaknya ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan medis.

“Biaya kami tidak ada untuk kembali membawanya ke rumah sakit, jadi terpaksa harus kami rawat di rumah saja,” pungkasnya.

Sementara, BPJS yang dimiliki sudah tidak bisa digunakan lantaran menunggak iuran. “Bisanya kami pakai BPJS, namun saat ini iuran masih menunggak, belum kami bayar karena tidak ada uang,” keluh Ika.

Oleh karena itu, Ika sangat berharap ada dermawan yang ingin dan mau membantunya, agar perobatan anaknya dapat dilanjutkan. “Dokter pernah bilang kalau penyakit anak saya sangat sulit disembuhkan, bahkan diperkirakan sampai besar kondisinya tetap seperti ini, namun kami selaku orang tua akan tetap berusaha semampu kami,” ujar Ika sembari berharap agar tuhan memberikan kekuatan dan kesembuhan kepada anaknya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Hendra Mulya
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru