Hajab! Baru Selesai Dikerjakan, Proyek Jalan Senilai Rp 832 Juta di Tapsel Sudah Hancur
digtara.com – Baru selesai dikerjakan beberapa bulan lalu, proyek lanjutan peningkatan jalan Huta Lambung Batas Angkola Selatan senilai Rp 832 Juta sudah hancur, Rabu (12/10/2022).
Baca Juga:
Proyek dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah Pemkab Tapsel yang dikerjakan CV.ST pada tahun anggaran 2021 dari APBD Tapsel dengan nama paket proyek Lanjutan Peningkatan Jalan Jurusaan Simpang Jalan Nasional Huta Lambung Batas Angkola Selatan, Kecamatan Angkola Barat senilai Rp.832.455.600,-
Pantauan media, jalan yang digunakan untuk akses warga tersebut sudah rusak dan tidak tampak lagi pekerjaan baru. Seperti rabat beton sudah hancur diduga karena kwalitas perkerasan dan campuran semen atau beton tidak mengikuti pedoman pekerjaan untuk jalan (SNI) sehingga cepat tergerus.
Akibatnya, pekerjaan tersebut diduga merugikan warga dan keuangan negara.
Rahmat Faisal Amir, salah satu Aktivis Pemerhati Pembangunan mengungkap proyek ini bisa menjadi pintu masuk kejaksaan untuk mengungkap korupsi di Tapanuli Selatan sembari memeriksa pekerjaan tahun 2021.
“Ini harus diperiksa secepatnya kenapa bisa lolos dan diterima pekerjaan seperti ini. Dan ini menjadi contoh untuk mengaudit seluruh pekerjaan 2021 Se-Tapsel atau kontraktor-kontraktor nakal,” kata Rahmat Faisal Amir.
Salah seorang warga, Boru Rambe (50) membenarkan rabat benton tersebut dibangun tahun lalu (2021).
“Ia, tahun lalu dek dibangun. Kalau soal kenapa begini kondisinya saya ngak ngerti. Maklumlah dek kami hanya petani salak ngak ahlinya, ” katanya.
Pemilik Pesantren di Tapanuli Selatan Dilaporkan Polisi atas Dugaan Kekerasan Seksual
Hajab! Ada Kepsek di Tapsel Jarang Masuk
Gagal Bangun Desa! Warga Parsalakan Tapsel Pajang Baliho Rapor Merah Kepada Kadesnya
Korwil Sayur Matinggi Gelar Olimpiade Sains Nasional dan Calistung
495 Rumah di Padangsidimpuan Rusak-223 Rumah di Tapsel Terendam Akibat Banjir