Viral di Binjai, Bocah 9 Tahun Putus Sekolah dan Jadi Pemulung Demi Nafkahi Adik dan Ibunya

digtara.com – Bagi kebanyakan anak, usia 9 tahun merupakan masa dimana ia asyik bermain dengan teman-teman sekolah dan lingkungannya.
Baca Juga:
Namun tidak dengan Junior. Di usia yang terlalu dini, ia harus rela putus sekolah dan terpaksa bekerja keras sebagai pemulung (pencari barang bekas) untuk menafkahi adik dan Ibunya.
“Nggak sekolah lagi om, karena harus bekerja nyari botot untuk bantu ibu kami yang ditinggal ayah,” kata bocah tersebut saat ditemui, Jumat (18/2/22).
Junior adalah anak ketiga dari 5 bersaudara. Dirinya tinggal bersama ibunya Nuraini Sinaga dan empat saudara kandung lainnya di sebuah rumah kecil di Jalan Perwira, Lingkungan V, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai.
Ibu Junior terpaksa membawa anaknya mencari barang bekas lantaran terlilit ekonomi dan untuk menafkahi keluarga sehari-hari.
“Terpaksa kuajak anak-anakku nyari botot bang untuk buat makan kami, bagaimana anak mau sekolah, untuk makan saja kami sangat sulit,” ujarnya.
Dijelaskan Nuraini, selama ini mereka hidup dalam kesusahan karena suaminya sudah tidak mau lagi peduli. Kadang mereka pun harus makan tak makan.
 “Hasil dari botot pun kadang nggak cukup buat makan bang, kadang kami makan nasi pakai garam sama air,” ujarnya.
Nuraini mengatakan, hasil botot yang mereka cari dalam waktu seminggu hanya laku terjual Rp. 70 ribu. Uang itu lah yang dipakai buat makan keluarga ini.
“Satu pun anakku tidak ada yang bersekolah bang karena jangankan untuk biaya sekolah, buat makan sehari-hari aja kami kesulitan,” ucapnya.
Nuraini menceritakan, dia dan anak-anaknya baru bisa makan daging kalau dapat bontot atau punjungan makanan dari tetangga.
“Nasi bontot itu lah yang kami bagi-bagi bang, biar semua dapat merasakannya,” terangnya.
Nuraini sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk memudahkannya dalam mengurus KK (Kartu Keluarga). Karena selama ini keluarga mereka belum memiliki KK.

Pemulung TPA Jatibarang Diajak Cegah Stunting

Peluk Goni, Genggam Mimpi: Harapan Seorang Anak Pemulung

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
