Kamis, 05 Maret 2026

100 Hari Masa Kerja, PDI Perjuangan Kritik Bobby Nasution

- Minggu, 06 Juni 2021 08:00 WIB
100 Hari Masa Kerja, PDI Perjuangan Kritik Bobby Nasution

digtara.com – PDI Perjuangan melayangkan kritik kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution. Kritikan itu dilayangkan menyikapi 100 hari masa kepemimpinan Bobby Nasution.

Baca Juga:

Dalam 100 hari masa kepemimpinan Bobby, keberadaan program Kesawan City Walk (KCW) menjadi kritik PDI Perjuangan. Kritik itu dilontarkan lantaran menantu Presiden Jokowi ini dinilai terlalu ngotot menjalankan program itu ditengah pandemi covid-19.

“Kesawan itu langkah blunder, buktinya itu ditutup,” ujar Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, Aswan Jaya, Minggu (6/6/2021).

Aswan menyebut ada ketidaksiapan dari Pemko Medan dalam menjalankan Kesawan City Walk. Pada akhirnya, program itu disorot banyak pihak karena dianggap melanggar protokol kesehatan (prokes) akibat kerumunan massa.

“Wajar itu karena beliau muda, tergopoh-gopoh, karena itu janji politik beliau,” tegasnya.

Di Sumut khususnya di Medan, kata dia, ada budaya guyub atau berkumpul. Sehingga, ketika ada sebuah kegiatan maka akan banyak dihadiri oleh orang, dan yang menjadi catatan adalah pelanggaran prokes.

Dalam kesempatan itu dia mengingatkan Bobby bahwa saat ini dirinya diwarisi birokrat lama. Di mana, tidak jarang birokrat tersebut hanya bisa mencari muka bukan bekerja.

“Beliau (Bobby) harus bijaksana dalam memilih jajarannya,” pesan Aswan.

Aswan menambahkan tugas partai politik pengusung selesai ketika Bobby Nasution dan Aulia Rachman dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.

Setelahnya partai politik di parlemen kembali ke fungsi awal yakni pengawasan.

“Tidak semua harus dibenarkan, dan juga tidak semua dipersalahkan,” urainya.

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru