Selasa, 24 Februari 2026

Wakil Gubernur Sumut H Surya Pimpin Upacara Hardiknas 2025, Tegaskan Komitmen Terhadap Pendidikan Bermutu

Arie - Jumat, 02 Mei 2025 13:41 WIB
Wakil Gubernur Sumut H Surya Pimpin Upacara Hardiknas 2025, Tegaskan Komitmen Terhadap Pendidikan Bermutu
Diskominfo Prov. Sumut
Wakil Gubernur Sumut H Surya Pimpin Upacara Hardiknas 2025, Tegaskan Komitmen terhadap Pendidikan Bermutu

digtara.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Astaka, Jalan Williem Iskandar, Deliserdang, Jumat (2/5/2025).

Baca Juga:

Dengan mengenakan pakaian adat Melayu, Wagub menyampaikan bahwa Hardiknas merupakan momentum untuk meneguhkan semangat, dedikasi, dan komitmen dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu bagi seluruh anak bangsa.

"Ini merupakan momentum untuk meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa melalui layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa," ujar Surya saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.

Pendidikan Adalah Hak Asasi

Dalam sambutan tersebut, Wagub juga menegaskan bahwa Undang-Undang Dasar 1945 secara eksplisit menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.

Hal ini diperkuat melalui Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi.

"Tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili, atau alasan lainnya yang menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan. Pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat pada setiap individu," tegasnya.

Guru Sebagai Agen Peradaban

Wagub Surya juga menyampaikan harapannya agar para guru tidak hanya berperan sebagai fasilitator pembelajaran, tetapi juga sebagai mentor, konselor, dan sosok pendamping dalam perjalanan hidup murid-murid mereka.

"Guru adalah agen pembelajaran dan agen peradaban. Mereka adalah orang tua kedua yang senantiasa mendampingi siswa dalam suka dan duka serta memandu mereka mencapai cita-cita luhur," ujarnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mengadu ke KDM, 13 LC Korban TPPO di Sikka-NTT Dipulangkan ke Jawa Barat

Mengadu ke KDM, 13 LC Korban TPPO di Sikka-NTT Dipulangkan ke Jawa Barat

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Ramadan 1447 H, Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Ramadan 1447 H, Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas

Terima Reses Komisi VIII DPR RI, Wagub Sumut Tegaskan Penguatan Layanan Sosial dan Mitigasi Bencana

Terima Reses Komisi VIII DPR RI, Wagub Sumut Tegaskan Penguatan Layanan Sosial dan Mitigasi Bencana

UIN Walisongo Raih Collaborative Award 2026 dari Pemprov Jateng pada Momen Satu Tahun Kepemimpinan Luthfi-Yasin

UIN Walisongo Raih Collaborative Award 2026 dari Pemprov Jateng pada Momen Satu Tahun Kepemimpinan Luthfi-Yasin

Satu Tahun Kepemimpinan Luthfi-Yasin: Diuji Bencana, Didorong Investasi, Kemiskinan Turun

Satu Tahun Kepemimpinan Luthfi-Yasin: Diuji Bencana, Didorong Investasi, Kemiskinan Turun

Gubernur Jawa Barat Desak Pelaku Eksploitasi 13 LC di Sikka-NTT Dijadikan Tersangka

Gubernur Jawa Barat Desak Pelaku Eksploitasi 13 LC di Sikka-NTT Dijadikan Tersangka

Komentar
Berita Terbaru