Minggu, 07 Desember 2025

Ungkap Pelaku Tawuran di Alor, Polisi Periksa Enam Orang Saksi

Imanuel Lodja - Senin, 17 Februari 2025 08:30 WIB
Ungkap Pelaku Tawuran di Alor, Polisi Periksa Enam Orang Saksi
ist
Ungkap Pelaku Tawuran di Alor, Polisi Periksa Enam Orang Saksi

digtara.com - Penyidik Polres Alor telah memeriksa enam orang saksi dalam kaitan dengan kasus tawuran kelompok pemuda di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:

Polisi juga terus berupaya segera mengungkap pelaku sehingga terjadinya tawuran ini.

Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman dalam keterangannya pada Minggu (16/2/2025) malam menyampaikan kalau situasi saat sudah kondusif kembali.

Enam saksi sudah diperiksa dan akan terus berupaya untuk segera mengungkap pelaku.

Pada Sabtu (15/2/2025) tengah malam, tawuran antar pemuda kembali terjadi di Simpang Empat Putra Lio, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.

Insiden ini melibatkan pemuda dari Kelurahan Wetabua dan Kampung Baru, Kelurahan Nusa Kenari.

Sekitar pukul 23.20 Wita, sekelompok pemuda mulai berkumpul dan berpotensi melakukan tawuran.

Polisi turun ke lokasi guna meredam ketegangan. Upaya awal tersebut sempat berhasil menenangkan para pemuda.

Namun, pada pukul 00.10 Wita, jumlah massa semakin bertambah sehingga bentrokan kembali terjadi.

Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman bersama Kabag Ops Polres Alor, AKP I Ketut Suhendra, serta personel Polres Alor turun ke lokasi untuk membubarkan massa dan mengimbau agar aksi tawuran dihentikan.

Karena imbauan tidak dihiraukan, Kapolres kemudian memerintahkan personilnya untuk mengamankan pelaku yang membawa senjata tajam seperti busur anak panah dan parang.

Minggu (16/2/2025) subuh sekitar pukul 05.00 Wita, terjadi serangan ulang dengan massa melempar batu dan panah ke arah personel Polres Alor dan Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT.

Kapolres bersama anggota kembali melerai kedua kelompok dan mengimbau warga agar segera kembali ke rumah demi mencegah adanya korban.

Meski tidak ada korban jiwa, beberapa rumah mengalami kerusakan akibat lemparan batu.

Selain itu, pihak dari tujuh orang korban tawuran sebelumnya, yang terjadi pada Sabtu (15/2/2025) dini hari, telah melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian, dan telah dibuatkan laporan polisi.

Situasi sudah kondusif meskipun pemuda dari kedua kelompok masih berjaga di dalam kampung masing-masing.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polairud di Alor-NTT Bantu Sarana Pendukung Bagi Nelayan Melalui Kegiatan Sambang Nusa Presisi

Polairud di Alor-NTT Bantu Sarana Pendukung Bagi Nelayan Melalui Kegiatan Sambang Nusa Presisi

Keroyok Anggota Polda NTT, Lima Pemuda Ditahan Polisi

Keroyok Anggota Polda NTT, Lima Pemuda Ditahan Polisi

Anggota Polairud Polres Alor Sumbang Belasan Kantong Darah dalam Aksi Donor Darah

Anggota Polairud Polres Alor Sumbang Belasan Kantong Darah dalam Aksi Donor Darah

Anggota Polairud di Alor Bersihkan Rumah Ibadah Peringati HUT Polairud Ke-75

Anggota Polairud di Alor Bersihkan Rumah Ibadah Peringati HUT Polairud Ke-75

Masalah Miras dan Kasus Kriminal Masih Menjadi Isu Utama Dialog Kapolres Alor dan Warga

Masalah Miras dan Kasus Kriminal Masih Menjadi Isu Utama Dialog Kapolres Alor dan Warga

Dialog Terbuka Dengan Warga, Kasat Lantas Polres Alor Beri Sejumlah Pesan Kamtibmas

Dialog Terbuka Dengan Warga, Kasat Lantas Polres Alor Beri Sejumlah Pesan Kamtibmas

Komentar
Berita Terbaru