Edy Rahmayadi Ngaku Prihatin Masih Banyak Orang Miskin di Asahan
digtara.com - Edy Rahmayadi, calon Gubernur Sumut mengaku prihatin karena masih banyak orang miskin di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).
Baca Juga:
Hal itu disampaikan Edy saat kampanye di Kabupaten Asahan. Ia datang ditemani istrinya, Nawal Lubis. Warga yang hadir membenarkan pernyataan Edy.
"Jadi Asahan ini adalah tempat orang berkarya, tapi saya sayangkan Asahan ini masih begitu banyak orang miskin di tempat ini," kata Edy dalam keterangnnya, Sabtu (25/10/2024).
Menurut Edy, kemiskinan masyarakat disebabkan beberapa faktor, seperti kesalahan dalam menentukan jalan hidup. Selain itu, kemiskinan terjadi karena seseorang bersifat malas.
"Tempat ini subur, tempat ini begini seperti ini, tapi dia pemalas dan paling dibenci Tuhan orang pemalas itu," ujar Edy.
Tak hanya itu, kemiskinan juga terjadi karena pada dasarnya seseorang itu miskin sedari awal. Sehingga, pemerintah harus hadir dalam membantu masyarakat keluar dari kemiskinan.
"Nah, dasarnya kemiskinan itulah kehadiran penguasa untuk memberikan kehidupan," ucap Edy.
Edy menilai seseorang tidak boleh pasrah menghadapi kemiskinan. Ia yang lahir dari orang tua penjual kue dan anggota TNI berpangkat sersan bisa menjadi jenderal dan gubernur.
OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut atas Dugaan Pelanggaran Perjanjian dan Gangguan Operasional
Dirut PT PASU Diduga Korupsi Penjualan Aluminium 2018–2024, Kejati Sumut Lakukan Penahanan
AKBP Bagus Priandy Resmi Jabat Kapolres Madina, Bawa Pengalaman Kortastipidkor Polri
Pemprov Sumut Anggarkan Rp430 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor
Kenaikan Pangkat Brimob Polda Sumut di Tengah Misi Kemanusiaan, Digelar Sederhana di Lokasi Bencana