Jumat, 19 Juli 2024

Demo Kantor Bawaslu, Massa Desak 5 Komisioner KPU Tapteng Dipecat

Arie - Jumat, 14 Juli 2023 12:55 WIB
Demo Kantor Bawaslu, Massa Desak 5 Komisioner KPU Tapteng Dipecat

digtara.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Suara Pemuda Revolusioner (Super) menggelar aksi demonstrasi di kantor Bawaslu Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Jumat (14/7/2023). Mereka mendesak agar semua Komisioner KPU Tapteng dipecat.

Baca Juga:

Aksi tersebut itu diikuti sekitar 500 orang yang berasal dari 20 organisasi kepemudaan di Tapteng. Beberapa spanduk menampilkan foto 5 Komisioner KPU Tapteng, di antaranya Azwar Sitompul, Timbul Panggabean, Yudi Nasution, Jonas, dan Feri Yosha Nasution.

Kemudian, juga terpampang foto Ketua Bawaslu Tapteng Setia Wati Simanjuntak, keenam foto tersebut di cap dengan tulisan “pecat”.

Baca: Bawaslu Tebing Tinggi Gelar Sosialisasi dan Implementasikan Peraturan dan Produk Hukum Non Peraturan

Massa mendesak agar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membatalkan surat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapanuli Tengah No.8 tahun 2023, tentang penetapan dan pengangkatan panitia pemungutan suara (PPS) di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Kami meminta DKPP agar memberikan sanksi tegas berupa pemberhentian tetap kepada Komisioner KPU Tapanuli Tengah yang diduga telah melakukan kecurangan dan tidak adanya transparansi dalam perekrutan PPS,” kata Koordinator Aksi, Akdinul Akbar.

Dia mendesak DKPP segera memerintahkan KPU Kabupaten Tapanuli Tengah untuk melakukan seleksi ulang anggota PPS di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Kami juga meminta DKPP agar memerintahkan KPU Kabupaten Tapanuli Tengah untuk segera melakukan seleksi ulang terhadap PPK Sitahuis yang diduga telah melakukan pemalsuan tanda tangan kepala desa,” ungkapnya.

Di kesempatan tersebut, di dalam Kantor Bawaslu Tapteng sedang berlangsung sidang kode etik penyelenggara Pemilu oleh DKPP RI terhadap Komisioner KPU Tapanuli Tengah.

Usai menyampaikan orasinya, perwakilan massa aksi diberikan kesempatan dan izin untuk masuk ke kantor Bawaslu Tapteng guna menyaksikan jalannya persidangan yang digelar oleh DKPP tersebut.

Dalam persidangan tersebut, massa aksi menyaksikan bahwa dari 5 orang komisioner KPU Tapanuli Tengah, hanya empat orang komisioner KPU yang hadir dalam sidang tersebut. Sedangkan satu orang komisioner KPU Tapteng tidak hadir dalam sidang yang digelar oleh DKPP tersebut, yakni Timbul Panggabean.

Tidak berselang lama usai menyaksikan langsung jalannya sidang DKPP tersebut, perwakilan massa aksi tersebut keluar dari ruang sidang tersebut dan selanjutnya, sekira pukul 11.30 WIB, massa aksi meninggalkan kantor Bawaslu Tapteng dengan tertib. Sementara, sidang masih berlangsung hingga selesai.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Demo Kantor Bawaslu, Massa Desak 5 Komisioner KPU Tapteng Dipecat

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kronologi Kapal Wisatawan Terbalik di Pulau Mursala Tapteng, Berikut Identitas Korban

Kronologi Kapal Wisatawan Terbalik di Pulau Mursala Tapteng, Berikut Identitas Korban

Kapal Angkut Puluhan Wisatawan Terbalik Dihantam Ombak di Tapteng, 3 Orang Tewas

Kapal Angkut Puluhan Wisatawan Terbalik Dihantam Ombak di Tapteng, 3 Orang Tewas

Nekat Maling Kulkas dan Kompor Gas Saat Rumah Kebanjiran, 2 Warga Tapteng  Berhasil di Amankan

Nekat Maling Kulkas dan Kompor Gas Saat Rumah Kebanjiran, 2 Warga Tapteng Berhasil di Amankan

Cabuli Puluhan Bocah di Tapteng, DPO Ini Sedang Diburu Polisi

Cabuli Puluhan Bocah di Tapteng, DPO Ini Sedang Diburu Polisi

Polisi Terbitkan DPO Pelaku Pencabulan Terhadap 30 Bocah Laki-laki di Tapteng

Polisi Terbitkan DPO Pelaku Pencabulan Terhadap 30 Bocah Laki-laki di Tapteng

Keji! Pria di Tapteng Lakukan Pencabulan Terhadap 30 Anak Laki-laki

Keji! Pria di Tapteng Lakukan Pencabulan Terhadap 30 Anak Laki-laki

Komentar
Berita Terbaru