Pengolahan Sampah di TPA Terjun Semakin Baik, Medan Bakal Keluar dari Predikat Kota Terjorok

Jumat, 03 September 2021 11:45
digtara.com/mag-01
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Medan, Muhammad Husni.

digtara.com – Pengolahan Sampah dengan sistim “sanitary landfill” di TPA Terjun, Marelan memperlihatkan hasil yang signifikan. Dengan ini, Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengaku optimis Medan keluar dari predikat kota metropolitan paling terjorok.

“Predikat kota terjorok itu, karena penilaian Adipura adalah kondisi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) berbobot 60 persen,” kata Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Husni, melansir suara.com –jaringan digtara.com, Jumat (3/9/2021).

Ia mengatakan, saat ini penilaian Adipura dilakukan berdasarkan Kebijakan dan Strategi Daerah Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga (Jakstrada).

Dalam Jakstrada ada 30 persen di antaranya pengelolaan sampah dilakukan di hulu, sedangkan 70 persen lainnya di hilir.

Baca: Wanita yang Membuang Bayinya di Tumpukan Sampah Kabupaten Asahan Diringkus

“Pengelolaan sampah ini dibuat tata kelola hulu dan hilir. Jika Jakstrada bagus, maka kita memenuhi ambang batas penilaian. Sebab pengelolaan sampah di hulu menghilangkan 20 hingga 30 persen sampah,” katanya.

Pengelolaan sampah terpadu juga terus dilakukan dari tingkat rumah tangga, Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) hingga TPA.

Baca: Warga Padangsidimpuan Dikutip Uang Sampah Hingga Tiga Kali Dalam Satu Rumah Tangga

“Pengelolaan sampah terpadu ini dilakukan untuk mengurangi sampah masyarakat sebelum diangkut ke TPA. Kita optimis, langkah-langkah terukur Pak Wali ini bisa membuat Kota Medan bersih dari sampah,” katanya.

Laman: 1 2

Berita Terkait