Modus Komplotan Pencuri Yang Libatkan Mantan Anggota Polisi di NTT: Potong Sapi di Sawah, Kepala Tulang Ditinggal

Jumat, 30 Juli 2021 14:57
digtara.com/imanuel lodja
Modus Komplotan Pencuri Yang Libatkan Mantan Anggota Polisi di NTT: Potong Sapi Di Sawah, Kepala Tulang Ditinggal

“Para tersangka secara bersama-sama menggunakan 3 unit sepeda motor honda beat pergi ke Desa Sumlili untuk melakukan pencurian hewan sapi sebanyak 2 ekor milik para korban,” ujar Kabid Humas.

Polce cs memotong kedua sapi curian tersebut di sawah pinggir jalan raya Desa Sumlili menggunakan parang serta pisau.

Mereka memisahkan daging sapi dengan kulitnya dan tulang-tulangnya.

Para tersangka hanya membawa daging sapinya saja.

Baca: Pencuri Ternak Ditembak karena Melawan saat Diamankan, Kapolda NTT: Tindak Tegas!

“Sedangkan kepala sapi dan tulang-tulangnya tidak dibawa,” tambah Kabid Humas.

Selanjutnya daging sapi yang berhasil dicuri sebanyak 180 kilogram diisi dalam 3 karung dan 2 plastik merah.

Daging tersebut dijual lagi oleh tersangka Polce kepada tersangka Anton dengan harga Rp 60.000 per 1 kilogram.

Baca: Melawan Polisi dengan Parang, DPO Pencuri Ternak di Sumba Timur Ditembak

Polce cs berharap bilamana daging terjual semua maka uangnya akan dibagikan oleh tersangka Polce kepada para tersangkan lainnya.

Namun saat daging tersebut mau diambil oleh tersangka Je’u atas suruhan tersangka Anton kerumah tersangka Polce, para tersangka berhasil ditangkap oleh anggota polisi.

“Selanjutnya para tersangka beserta barang bukti dibawah ke Polda NTT untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Kabid Humas Polda NTT.

Laman: 1 2 3 4 5

Berita Terkait