Rabu, 29 April 2026

Selama 2019, Kecelakaan Lalu Lintas di NTT Menurun

Imanuel Lodja - Sabtu, 04 Januari 2020 07:13 WIB
Selama 2019, Kecelakaan Lalu Lintas di NTT Menurun

digtara.com | KUPANG – Selama tahun 2019, jumlah kecelakaan lalu lintas maupun korban di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2018.

Baca Juga:

Direktur lalu lintas Polda NTT, Kombes Pol Iroth Laurens Recky, SIK, Sabtu (4/1/2020) mengakui jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2018 sebanyak 1.338 kasus dan turun 11,21 persen pada tahun 2019 atau sebanyak 1.188 kasus. Korban meninggal dunia pada tahun 2018 sebanyak 432 orang dan tahun 2019 sebanyak 412 orang atau turun 4,62 persen.

“Jumlah korban luka berat pun menurun. Jika di tahun 2018 sebanyak 438 orang maka pada tahun 2019 menjadi 352 orang atau turun 19,63 persen,” ujarnya.

Demikian pula korban luka ringan turun menjadi 1.499 orang pada tahun 2019 jika dibandingkan pada tahun 2018 sebanyak 1.707 orang. Pelanggaran lalulintas Polda NTT dan jajaran tahun 2018 bila dibandingkan tahun 2019 juga menurun.

Jumlah kendaraan yang ditilang di tahun 2018 sebanyak 26.249 kendaraan dan tahun 2019 sebanyak 23.984 kendaraan atau ada trend penurunan sebanyak 2.265 atau sebesar 8,62 persen.
Jumlah Kendaraan yang ditegur atau tidak ditilang pada tahun 2018 sebanyak 15.907 buah dan tahun 2019 sebanyak 17.008 atau naik 6,92 persen.

Pihak Dit Lantas juga menggelar operasi Simpatik, Operasi Patuh dan Operasi Zebra Turangga selama tahun 2019. Hasil operasi simpatik Turangga tahun 2018 terdapat 1.099 kendaraan yang ditilang karena melanggar lalu lintas dan pada tahun 2019 sebanyak 1.068 unit kendaraan atau turun 30 persen.

“Jumlah pelanggar yang ditegur saat operasi ini pada tahun 2019 sebanyak 2.642 unit atau mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2018 sebanyak 2.640 unit,” tambah Dir Lantas polda NTT.

Untuk pelaksanaan operasi Zebra Turangga tahun 2019 ada 5.503 kendaraan yang ditilang dengan jumlah pelanggar yang ditegur sebanyak 931 atau naik 19,02 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Jumlah kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi ini di tahun 2019 mengalami penurunan 41,66 persen dengan 13 orang korban meninggal dunia. Dit Lantas Polda NTT juga membuat terobosan kreatif yakni Samsat keliling yang dilaksanakan sejak bulan Desember 2016 sampai dengan sekarang.

“Ada juga program Payment Online, sejak bulan Agustus 2018 serta melakukan penagihan dari rumah ke rumah (door to door), sejak bulan Januari 2016 sampai dengan sekarang,” ujar Dir lantas polda NTT.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru