Viral Rumah Diduga Bandar Sabu Dibakar Warga di Rokan Hulu, Kemarahan Masyarakat terhadap Narkoba Memuncak
digtara.com -Kasus peredaran narkoba kembali memicu kemarahan warga di Provinsi Riau. Setelah sebelumnya terjadi aksi pembakaran rumah terduga bandar narkoba di Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), kini kejadian serupa terjadi di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Baca Juga:
Warga Bongkar dan Bakar Rumah Diduga Bandar Sabu
Dalam video yang beredar luas, terlihat massa yang didominasi warga setempat mendatangi sebuah rumah kayu yang diduga menjadi lokasi aktivitas peredaran narkoba.
Warga kemudian membongkar bagian rumah menggunakan alat seadanya sebelum membakar sejumlah perabot dan material bangunan di sekitar lokasi. Asap hitam tampak membumbung tinggi di tengah kerumunan massa.
Situasi sempat memanas karena warga terus meneriakkan tuntutan agar aparat penegak hukum bertindak tegas memberantas peredaran sabu di wilayah mereka.
Baca Juga:Aksi tersebut disebut sebagai bentuk akumulasi kemarahan masyarakat yang menilai penanganan kasus narkoba masih lamban dan belum memberikan efek jera.
Peredaran Sabu Dinilai Semakin Meresahkan
Warga Bonai Darussalam mengaku resah karena dugaan peredaran narkotika jenis sabu dinilai masih bebas terjadi di lingkungan mereka.
Masyarakat menilai narkoba telah merusak generasi muda dan mengancam keamanan lingkungan sekitar. Dalam video yang beredar, sejumlah warga juga terlihat menghancurkan perkakas di sekitar bangunan sebelum akhirnya membubarkan diri secara perlahan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang gejolak sosial akibat persoalan narkoba di Riau dalam beberapa waktu terakhir.
Sebelum kejadian di Rokan Hulu, ratusan warga di Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, juga melakukan aksi demonstrasi hingga membakar rumah yang diduga milik bandar narkoba.
Aksi tersebut bahkan sempat viral setelah sejumlah emak-emak turun langsung ke jalan menyuarakan keresahan mereka terhadap maraknya peredaran sabu di daerah tersebut.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Putu Yuda Prawira, mengatakan pihak kepolisian melakukan penyelidikan berdasarkan informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika di wilayah Rantau Kopar.
Warga Minta Aparat Bertindak Nyata
Rentetan aksi pembakaran rumah yang diduga terkait narkoba menunjukkan tingginya keresahan masyarakat terhadap bahaya narkotika di Riau.
Warga berharap aparat kepolisian dan instansi terkait tidak hanya melakukan program seremonial, tetapi benar-benar menghadirkan langkah konkret untuk memberantas jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.
Masyarakat juga meminta pengawasan lebih ketat agar peredaran sabu tidak semakin meluas dan merusak generasi muda di daerah tersebut.
Baca Juga:
Keracunan Makanan, Satu Santriwati di Rohil Meninggal Dunia, Belasan Lainnya Dilarikan ke Rumah Sakit
Bikin Malu! Wabup Rohil Tertangkap Razia di Kamr Hotel Bersama Anak Buah
Jadi Bandar Narkoba di Binjai, Warga Simalungun Diringkus Polisi
Kombes Rico Dicopot, Kapolrestabes Medan Sementara Dijabat Irwasda Polda Sumut
Rumah Bandar Narkoba Digerebek Polisi