Senin, 09 Februari 2026

Kisah Dua Nelayan Asal Sikka Bertahan Dengan Air Hujan Selama Tujuh Hari Hingga Terdampar ke Alor

Imanuel Lodja - Senin, 02 Februari 2026 11:16 WIB
Kisah Dua Nelayan Asal Sikka Bertahan Dengan Air Hujan Selama Tujuh Hari Hingga Terdampar ke Alor
ist
Dua orang nelayan asal Sikka ditemukan selamat di Kabupaten Alor setelah satu pekan terdampar

digtara.com -Dua nelayan asal Kabupaten Sikka, NTT, Anwar Mahmud (35) dan Norisius Sapa (31) dikabarkan hilang saat melaut sejak 25 Januari 2026 lalu.

Baca Juga:

Namun nasib mujur bagi kedua nelayan tersebut. Walau satu pekan dinyatakan hilang, namun mereka berhasil selamat dan terdampar di Kabupaten Alor.

Kedua nelayan asal Watu Wawi dan Sangandona, Kelurahan Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka ini ditemukan pada Sabtu (31/1/2026) di Perairan Desa Kiraman, Kecamatan Alor Selatan, Kabupaten Alor sekitar pukul 16.30 Wita.

Mereka hanyut selama tujuh hari yang telah ditemukan oleh masyarakat Desa Kiraman, Kecamatan Alor Selatan, Kabupaten Alor.

Baca Juga:
Pada Minggu, 25 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 Wita kedua nelayan tersebut pergi melaut dari Pantai Paga Kabupaten Sikka ke rumpon milik Anwar dengan Noris menggunakan bodi jolor mesin diesel dengan jarak tempuh sekitar 2 jam perjalanan.

Setelah sampai di rumpon, Anwar dan Noris melakukan aktivitas memancing ikan dengan hasil ikan sekitar 10 ekor.

Kemudian mereka menyalakan mesin diesel jolor dan berlayar untuk pulang. Namun dalam perjalanan, tiba-tiba baling-baling patah.

Akhirnya kedua nelayan (Anwar dan Noris) hanyut selama tujuh hari di atas bodi dan tidak makan apapun.

Mereka mengaku selama hanyut hanya mengandalkan minum air hujan untuk bertahan hidup selama tujuh hari.

Kemudian pada Sabtu, 31 Januari 2026 sekitar pukul 14.00 Wita, kedua orang nelayan tersebut hanyut hingga mendekati pesisir pantai Desa Kiraman, Kecamatan Alor Selatan, Kabupaten Alor.

Baca Juga:
Kedua nelayan tersebut berlabuh dan menambatkan body jolor nya di laut pantai Kiraman, dan berenang ke darat.

Selanjutnya keduanya berjalan kaki menuju perkampungan terdekat dan ditemukan warga Desa Kiraman lalu diantar ke Kantor Desa Kiraman.

Anwar dan Noris pun beristirahat di Desa Kiraman dalam keadaan aman. Sementara bodi perahu milik keduanya sudah diselamatkan warga nelayan dari Sibera dan dibawa ke darat dalam keadaan baik.

Anwar dan Noris pun diterima dan dilayani dengan baik oleh Kepala Desa Kiraman dan warga setempat.

Mereka pun segera dievakuasi ke Kalabahi, ibukota Kabupaten Alor pada Senin, 2 Februari 2026 dengan menggunakan kendaraan, dan diterima oleh keluarga besar paguyuban yang berada di Kalabahi untuk disiapkan perencanaan pemulangan ke Kabupaten Sikka

Upaya pencarian terhadap dua orang nelayan asal Desa Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, yang dilaporkan hilang saat melaut, dilakukan secara intensif oleh Tim SAR Gabungan. Hingga hari ke-5 pencarian, Jumat (30/1/2026), hasil yang diharapkan masih belum membuahkan temuan, sementara kondisi cuaca menjadi tantangan utama di lapangan.

Baca Juga:
Kegiatan pencarian setiap hari dimulai sejak pukul 06.30 Wita hingga 17.00 Wita, dengan area operasi difokuskan di perairan laut Paga, lokasi terakhir kedua korban diduga beraktivitas sebelum dinyatakan hilang.

Tim SAR Gabungan menyisir perairan sesuai titik-titik yang telah diplot berdasarkan analisis dan informasi awal.

Dalam operasi ini, empat unsur utama tergabung secara terpadu, yakni Basarnas Maumere, Lanal Maumere, Dit Polair Polda NTT Marnit Sikka, serta Sat Polairud Polres Sikka.

Sarana pencarian yang digunakan antara lain Rubber Boat 25 PK milik Kansar Maumere, peralatan Palsar air, serta perlengkapan evakuasi lainnya. Penyisiran dilakukan menyeluruh dengan mempertimbangkan arus laut, arah angin, serta dinamika cuaca di wilayah perairan Paga.

memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca yang kurang bersahabat mulai menghambat pergerakan tim di laut.

Demi mengutamakan keselamatan personel, pada pukul 17.00 WITA, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk kembali ke posko utama setelah sebelumnya sempat melakukan istirahat dan makan siang di Kantor Camat Paga.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Berkunjung ke Alor Selatan, Kapolres Tanam dan Bagikan Anakan Kopi

Berkunjung ke Alor Selatan, Kapolres Tanam dan Bagikan Anakan Kopi

PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Meninggal di Malaysia

PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Meninggal di Malaysia

Perahu Pengangkut BBM Tanpa Dokumen Diamankan Polisi

Perahu Pengangkut BBM Tanpa Dokumen Diamankan Polisi

Polres Alor Giatkan Program Pembersihan Pantai

Polres Alor Giatkan Program Pembersihan Pantai

Belasan Korban TPPO Ditampung Sementara di Kantor Truk-F Sikka

Belasan Korban TPPO Ditampung Sementara di Kantor Truk-F Sikka

ODGJ di Kabupaten Sikka-NTT Bakar Rumahnya Sendiri

ODGJ di Kabupaten Sikka-NTT Bakar Rumahnya Sendiri

Komentar
Berita Terbaru