Senin, 09 Februari 2026

Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Nelayan Sikka Ditemukan Selamat di Kabupaten Alor

Imanuel Lodja - Sabtu, 31 Januari 2026 20:33 WIB
Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Nelayan Sikka Ditemukan Selamat di Kabupaten Alor
ist
Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Nelayan Sikka Ditemukan Selamat di Kabupaten Alor

digtara.com -Dua nelayan asal Kabupaten Sikka, NTT sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu (25/1/2026) lalu.

Baca Juga:

Keduanya masing-masing Anwar Mahmud (35) dan Norisius Sapa (31) hilang saat mencari ikan di perairan Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, NTT.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu, 25 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 Wita, ketika dua nelayan, Anwar Mahmud dan Norisius Sapa, berangkat melaut.

Keduanya menggunakan sebuah perahu nelayan bermesin 35 PK menuju rumpon dengan jarak kurang lebih 5 mil dari bibir pantai.

Baca Juga:
Pada pukul 18.30 Wita, korban sempat menghubungi keluarga dan menginformasikan bahwa baling-baling perahu terlepas.

Upaya pencarian awal oleh keluarga tidak membuahkan hasil, sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Maumere.

Tim SAR Gabungan segera melaksanakan operasi SAR hingga hari keenam dengan lokasi pencarian di perairan Paga pada koordinat 08°51'4.73"S – 122°03'46.8"E, berjarak sekitar 46 kilometer dari Kansar Maumere.

Metode pencarian dilakukan dengan penyisiran di permukaan laut serta koordinasi intensif dengan kapal-kapal nelayan yang melintas dan sejumlah Satuan Radio Pantai (SROP) di wilayah NTT.

Pada Sabtu, 31 Januari 2026 pukul 16.30 Wita, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari Kepala Desa Pureman, Kabupaten Alor, yang menyampaikan bahwa dua nelayan yang dilaporkan hilang ditemukan terdampar bersama perahunya di perairan Desa Pureman, Alor Selatan, dalam kondisi selamat.

Kedua korban dievakuasi oleh masyarakat setempat dan selanjutnya dilakukan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Alor dan Pemerintah Kabupaten Sikka untuk proses pemulangan korban ke Desa Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.

Baca Juga:
Selama pelaksanaan operasi, unsur SAR yang terlibat antara lain Kansar Maumere, Polsek Paga, Ditpolairud Polda NTT, Brimob, TNI AL, Kodim 1603 Sikka, BPBD Sikka, serta keluarga dan masyarakat setempat.

Faktor penghambat utama dalam operasi ini adalah kondisi angin yang cukup kencang di sekitar lokasi kejadian, dengan kecepatan angin berkisar 10–20 knot dan tinggi gelombang antara 0,75 hingga 1,6 meter.

Dengan ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Basarnas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Operasi SAR ini.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Meninggal di Malaysia

PMI Asal Kabupaten Sikka-NTT Meninggal di Malaysia

Perahu Pengangkut BBM Tanpa Dokumen Diamankan Polisi

Perahu Pengangkut BBM Tanpa Dokumen Diamankan Polisi

Belasan Korban TPPO Ditampung Sementara di Kantor Truk-F Sikka

Belasan Korban TPPO Ditampung Sementara di Kantor Truk-F Sikka

ODGJ di Kabupaten Sikka-NTT Bakar Rumahnya Sendiri

ODGJ di Kabupaten Sikka-NTT Bakar Rumahnya Sendiri

Alkes Puskesmas Beru-Sikka meledak, Polisi Turun Tangan

Alkes Puskesmas Beru-Sikka meledak, Polisi Turun Tangan

Terpisah Dengan Rekan Saat Mencari Ikan, Nelayan di Rote Ndao Ditemukan Meninggal

Terpisah Dengan Rekan Saat Mencari Ikan, Nelayan di Rote Ndao Ditemukan Meninggal

Komentar
Berita Terbaru