Pesawat ATR 42 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Kerahkan Helikopter Caracal dan 82 Personel
digtara.com - TNI Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat dengan mengerahkan helikopter H225M Caracal untuk membantu pencarian pesawat ATR 42 yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Baca Juga:
"Helikopter Caracal bergerak menuju sektor pencarian di wilayah Kabupaten Maros," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana, dalam keterangan tertulis.
Selain dukungan udara, TNI AU mengerahkan 82 personel gabungan dari Yon Parako 473 Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) hingga Divisi Arhanud Kopasgat untuk menyisir lokasi di darat.
"Seluruh unsur telah bergabung di Posko Lapangan Bantimurung untuk melakukan koordinasi intensif dan mempercepat proses pencarian," lanjut Nyoman.
Status Pesawat Masuk Fase Bahaya (DETRESFA)
Pesawat yang hilang kontak tersebut diketahui bernomor registrasi PK-THT, bertipe ATR 42, dan dioperasikan oleh Indonesia Air Transport (IAT). Pesawat dilaporkan sedang menjalankan misi Marine Patrol Flight dengan rute Yogyakarta–Makassar.
Berdasarkan informasi dari Basarnas, pesawat saat ini telah ditetapkan dalam status DETRESFA (Distress Phase) atau fase bahaya.