Tujuh Imigran Asal China Diamankan di Wilayah Rote Ndao-NTT
digtara.com -Sebuah kapal yang memuat tujuh orang imigran warga negara asing (WNA) asal China diamankan polisi di Kabupaten Rote Ndao, NTT pada Minggu (26/10/2025) petang.
Baca Juga:
Kapal tanpa nama tersebut diawaki tiga orang anak buah kapal (ABK) yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
Polisi langsung menggiring kapal yang memuat tujuh imigran dan tiga ABK ke dermaga Oebou, Desa Oebou, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.
Baca Juga:Polisi kemudian mendatakan dan memeriksa dokumen kapal maupun identitas ABK dan imigran oleh anggota Intelkam Polres Rote Ndao.
Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono yang dikonfirmasi pada Minggu malam membenarkan kejadian ini.
"Kita lakukan kegiatan penegakan hukum mengamankan satu unit kapal bermuatan tujuh orang WNA China dan tiga orang WNI asal (Kabupaten) Muna Barat, Sulawesi Tenggara diduga pelaku tindak pidana people smuggling/penyelundupan manusia," ujar Kapolres.
Tiga ABK yang diamankan yakni Aco (22) selaku kapten kapal, Jusman (32) dan Indra (46).
Ketiganya merupakan warga Desa Pasipadanga, Kecamatan Maginti, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara.
Baca Juga:Sementara tujuh WNA asal China masing-masing Lin Wen Song (34), Chen Xiao Bin (46), Lin Sheng Jin (39), Zheng Juandi (42), Hongchang Xing (46), Zheng Zu Yun (48) dan Song Yu (35).
Kapolres menjelaskan pada Minggu petang sekitar pukul 16.00 wita, nelayan pancing di perairan Selatan Rote Ndao melintang Pulau Ndana melihat kapal asing warna putih mencurigakan lalu menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Dalek Esa, Bripka Edy Suryadi.
Polisi kemudian mengamankan kapal warna putih berbahan fiber tanpa nama dan bendera yang memuat tujuh WNA asal China dan tiga orang ABK WNI.
"Terduga imigran dan pelaku tindak pidana people smuggling sudah diamankan di Mapolres Rote Ndao guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolres.
Baca Juga:
Tangani Sembilan Laporan Kasus Penyelundupan Manusia, Polres Rote Ndao Proses 39 Tersangka
Boncengan Tiga Orang dan Kecelakaan Tunggal, Pemuda di Rote Ndao Meninggal Dunia dan Dua Luka-luka
Ditinggal Kosong Saat Penghuni Mencari Ikan, Rumah Tinggal di Rote Ndao Terbakar
Lewat Call Center 110, IRT dan Dua Anaknya Minta Perlindungan Polres Rote Ndao
Kasus Penganiayaan Mendominasi Laporan Polisi di Polres Rote Ndao