Selasa, 17 Februari 2026

Pasca Dugaan Keracunan Puluhan Siswi, Kapolres Kupang Cek Layanan di Sekolah

Imanuel Lodja - Jumat, 15 Agustus 2025 11:15 WIB
Pasca Dugaan Keracunan Puluhan Siswi, Kapolres Kupang Cek Layanan di Sekolah
ist
Kapolres Kupang AKBP Rudy JJ Ledo saat memantau sekolah dan ruang IGD RSU Naibonat
digtara.com -Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo memantau penanganan puluhan siswi SMK Pertanian Pembangunan (PP) Negeri Kupang yang diduga keracunan makanan usai sarapan di sekolah.

Baca Juga:

Pemantauan dilakukan di lokasi sekolah dan RSU Naibonat, Kamis (14/8/2025) pagi.

Peristiwa bermula saat para siswa sarapan sekitar pukul 06.30 Wita dengan menu nasi putih, tahu, dan sayur kol di ruang makan sekolah.

Usai makan dan kembali ke asrama untuk berdoa pagi, sejumlah siswa mulai mengalami diare, mual, muntah, bahkan ada yang pingsan.

Pihak sekolah segera membawa 25 siswi ke RSU Naibonat untuk mendapatkan perawatan medis, sementara beberapa lainnya yang mengalami gejala ringan memilih beristirahat mandiri.

Seluruh korban diketahui berjenis kelamin perempuan.

Diketahui bahwa makanan disediakan oleh pihak ketiga, CV Anugerah Nirju yang beralamat di Jalan Dalek Esa, RT 014/RW 005, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Perusahaan ini telah bekerja sama sejak Mei 2025 sesuai kontrak resmi nomor : 843/PL.030.I.25/07/2025 tanggal 28 Juli 2025.

Proses penyajian melibatkan enam orang juru masak. Makanan tersebut hanya dikonsumsi siswa, tidak termasuk guru atau pengawas.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang melalui Kabid Pencegahan Penyakit dr. Kuji Kita Riwu Kaho bersama delapan staf turun langsung ke lokasi, mengambil sampel air, makanan, peralatan makan, dan bahan mentah untuk diuji laboratorium.

"Kami memastikan penanganan korban berjalan cepat dan pemeriksaan terhadap sumber makanan dilakukan menyeluruh. Hasil uji laboratorium nanti akan menentukan langkah hukum lebih lanjut," tegas Kapolres Kupang.

Para korban sudah dipulangkan setelah menjalani perawatan di IGD RSU Naibonat.

Terpisah, kepala SMK Pertanian Pembangunan Negeri Kupang, Bogart Watuwaya membenarkan kejadian ini.

Namun Bogart masih bertugas di luar wilayah NTT.

"Iya benar, maaf saya sementara dinas di Jakarta," ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis siang.

"Terima kasih sudah meliput dan melakukan pemberitaan sehingga orang tua siswa di rumah mendapatkan informasi yang menenangkan," tandasnya dalam pesan whatsapp.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pria Pelaku Pencurian Alat Bengkel di Kupang Diamankan Polisi

Pria Pelaku Pencurian Alat Bengkel di Kupang Diamankan Polisi

Jembatan Penyeberangan Buatan Warga di Alak-Kota Kupang Roboh Diduga Imbas Galian Saluran Limbah Perumahan SPC Alak

Jembatan Penyeberangan Buatan Warga di Alak-Kota Kupang Roboh Diduga Imbas Galian Saluran Limbah Perumahan SPC Alak

Mobil dan Tempat Usaha Tertimpa Pohon Tumbang di Kupang

Mobil dan Tempat Usaha Tertimpa Pohon Tumbang di Kupang

Air Meluap, Mobil Pengawal Bupati Kupang Terseret Arus Banjir di Kali Siumate

Air Meluap, Mobil Pengawal Bupati Kupang Terseret Arus Banjir di Kali Siumate

Cabuli Anak Dibawah Umur, Sopir Angkot di Kota Kupang Terancam 15 Tahun Penjara

Cabuli Anak Dibawah Umur, Sopir Angkot di Kota Kupang Terancam 15 Tahun Penjara

Undana Apresiasi Alumni Lolos SIPSS, Rektor Pesan Jaga Nama Baik Almamater dan Terus Berdampak

Undana Apresiasi Alumni Lolos SIPSS, Rektor Pesan Jaga Nama Baik Almamater dan Terus Berdampak

Komentar
Berita Terbaru