Tawuran Menggunakan Sajam, Sejumlah Siswa di Kupang-NTT Diamankan Polisi
Baca Juga:
Mereka terlibat dalam aksi tawuran dan kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) pada Senin (24/2/2025).
Para siswa yang terlibat merupakan siswa kelas XII sebanyak enam orang dan kelas X sebanyak tiga orang.
Dalam tawuran tersebut, mereka diduga menggunakan senjata tajam berupa pisau.
Kepala SMA Negeri 1 Fatuleu, Ambrosius Pan, mengungkapkan bahwa tawuran ini merupakan buntut dari perkelahian yang terjadi sebelumnya pada hari Sabtu, 21 Februari lalu.
Peristiwa tersebut kemudian berkembang menjadi aksi saling serang antar siswa.
Pihak Polsek Fatuleu segera mengambil langkah dengan mengamankan para siswa yang terlibat guna mencegah terjadinya konflik lebih lanjut.
Kapolsek Fatuleu, Ipda David Fangidae, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak sekolah serta orang tua siswa untuk mencari solusi perdamaian.
"Kami mengupayakan penyelesaian masalah ini dengan pendekatan persuasif. Kami libatkan pihak sekolah dan orang tua untuk memberikan pembinaan kepada para siswa agar kejadian serupa tidak terulang," ujar Kapolsek pada Senin (24/2/2025).
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau agar pihak sekolah meningkatkan pengawasan serta memberikan pemahaman kepada siswa mengenai dampak negatif dari tindakan kekerasan.
Para siswa yang terlibat diberikan pembinaan dan peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.
Dengan adanya langkah cepat dari pihak kepolisian, diharapkan kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah dapat kembali kondusif.
Semua pihak, baik kepolisian, sekolah, maupun orang tua, diharapkan dapat bekerja sama dalam mendidik generasi muda agar lebih bertanggung jawab dan menjauhi tindakan kekerasan.
Polres Kupang Tingkatkan Patroli KRYD dan Beri Himbauan Kamtibmas Bagi Masyarakat
Tiga Hari Dilaporkan Hilang, Kakek di Kupang Ditemukan Selamat di Hutan Perbatasan Oeltua–Baumata
32 Anggota Polda NTT Dapat Penghargaan Kapolda NTT
Sejumlah Wilayah di Amarasi Barat-Kupang Longsor, Puluhan KK Berdampak dan Akses Jalan Sulit Dilintasi
Senpira Untuk Berburu Milik Warga Kupang Barat Diamankan Polisi