Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Tempati Hunian Sementara
Kepala Bidang Permukiman, Philip Balun menjelaskan dari 200 kepala keluarga yang telah dipindahkan itu terdiri dari 114 kepala keluarga (KK) asal Desa Dulipali dan 86 KK dari Desa Klatanlo.
Baca Juga:
"Ada 200 KK, rincian Desa Dulipali 114 (KK) dan Desa Klatanlo 86 (KK)," kata Philip dalam keterangannya Selasa (21/1/2025).
Hunian sementara bagi penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki semuanya terpusat di Desa Konga. "Baru selesai tahap satu itu 50 kopel untuk 200 KK," jelasnya.
Philip menyebutkan untuk pembangunan hunian sementara tahap dua bagi pengungsi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki masih menunggu petunjuk lanjut dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Yang terpenting kata dia untuk pembangunan tahap satu hunian sementara telah diselesaikan dan warga sudah bisa menempati mulai Senin (20/1).
"Untuk pekerjaan lanjutan masih menunggu BNPB, mereka selesai tahap satu dan action ke tahap dua berikutnya," pungkas Philip.
Sepanjang Senin (20/1/2025) Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi sebanyak tiga kali.
Dilaporkan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki erupsi tersebut terjadi pada pukul 16.25 wita , 16.52 wita, dan 17.31 wita dengan tinggi kolom abu masing-masing 800 meter, 900 meter hingga 1.300 meter diatas puncak.
Erupsi tersebut diklaim BPBD Flores Timur tidak berpengaruh terhadap para pengungsi yang berada di empat titik pengungsian karena lokasi pengungsian berada lebih dari sepuluh kilometer.
Pekerja Migran Asal NTT di Luar Negeri Capai Ribuan Orang
Periksa 19 Saksi dan Tiga Saksi Ahli, Polda NTT Segera Tuntaskan Kasus Kematian Lucky Sanu dan Delfi Foes
Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan
Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang
Anggota DPR RI Apresiasi Inovasi Polsek Kualin Kelola Pekarangan