Mentri Agus: Pemerintah Akan Beri Pengampunan kepada 44 Ribu Warga Binaan, Paling Banyak Pengguna Narkoba
digtara.com - Pemerintah akan memberikan pengampunan (amnesti) kepada lebih dari 44 ribu warga binaan yang kini mendekam di 631 lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) yang ada di Indonesia.
Baca Juga:
- Gelar Upacara HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jateng Komitmen Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Serta Kualitas Layanan
- Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto: Investasi Danantara di Kampung Haji Makkah Diharapkan Beri Manfaat Besar Bagi Jemaah Indonesia
- Kementerian P2MI Antarkan Pulang Jenazah Pekerja Migran Indonesia Korban Kebakaran di Hong Kong Asal Grobogan
Hal itu dikatakan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, saat bersilaturahmi dengan para jurnalis di Warkop Jurnalis Medan, Jalan Agus Salim, Medan, Sumatra Utara, Selasa (17/12/2024) sore.
Agus menyebut puluhan ribu warga binaan yang akan mendapatkan amnesti itu, sebagian besar merupakan narapidana kasus penyalahgunaan narkoba yang berstatus sebagai pemakai. Lalu ada pula narapidana pidana umum dalam kondisi khusus terkait kemanusiaan.
"Jadi ada para pengguna narkoba, narapidana yang hamil, lanjut usia, mengalami kecacatan, narapidana yang sakit menahan serta beberapa kondisi lainnya. Kecuali narapidana kasus korupsi," kata Agus.
Agus menjelaskan, jumlah 44 ribu itu muncul setelah mereka melakukan penilaian (assesment) atas kondisi narapidana yang ada. Penilaian sendiri dilakukan atas instruksi Presiden Prabowo Subianto.
"Ada perintah Presiden, lalu kita assament dan muncul angkanya. Total nya ada 44.088 narapidana," sebutnya.
Untuk pemberian amnesti, terang Agus, saat ini sudah dikonsultasikan ke DPR-RI. Prosesnya tinggal menunggu keputusan DPR.
"Segera. Kita usahakan tahun ini juga kalau DPR sudah setuju," tandasnya.
Gelar Upacara HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jateng Komitmen Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Serta Kualitas Layanan
Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto: Investasi Danantara di Kampung Haji Makkah Diharapkan Beri Manfaat Besar Bagi Jemaah Indonesia
Kementerian P2MI Antarkan Pulang Jenazah Pekerja Migran Indonesia Korban Kebakaran di Hong Kong Asal Grobogan
Respon Kritikan Prof. Nizar Soal Alokasi Kouta Haji. Kemenhaj Tegaskan Masa Tunggu yang Sama Antar Provinsi Adalah Sebuah Ikhtiar untuk Rasa Keadilan
Mengenal Lebih Dekat Kepala Kanwil Kemenhaj Jateng, H. Fitriyanto