Selasa, 13 Januari 2026

Pohon Kapuk Tumbang, Dua Bangunan di Desa Lisedetu-Ende Jadi Korban

Imanuel Lodja - Jumat, 15 Maret 2024 14:02 WIB
Pohon Kapuk Tumbang, Dua Bangunan di Desa Lisedetu-Ende Jadi Korban
istimewa
Pohon Kapuk Tumbang, Dua Bangunan di Desa Lisedetu-Ende Jadi Korban

Tumbangnya pohon kapuk disebabkan karena hujan.

Baca Juga:

"Pohon kapuk sudah cukup tua, tanah yang lembab dan akar pohon yang sudah rapuh," ujar Kapolsek Wolowaru.

Kapolsek Wolowaru bersama Personil Polsek Wolowaru melakukan beberapa upaya serta memberikan himbauan dengan membantu menebang dan membersihkan ranting pohon kapuk bersama masyarakat sekitar dengan menggunakan satu unit mesin sensor kayu.

Kapolsek juga menghimbau masyarakat agar menebang pohon yang sudah cukup tua di sekitar tempat tinggal maupun di pemukiman masyarakat. "Selalu waspada dan berhati-hati dengan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir," tandas Kapolsek.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pohon Beringin Tumbang Tindih Rumah Warga di Kabupaten TTS

Pohon Beringin Tumbang Tindih Rumah Warga di Kabupaten TTS

Muncul Kekhawatiran Haji Khusus Tak Berangkat, Kemenhaj Pastikan Proses Pelunasan dan PK Haji Khusus Tuntas Sesuai Tenggat Saudi

Muncul Kekhawatiran Haji Khusus Tak Berangkat, Kemenhaj Pastikan Proses Pelunasan dan PK Haji Khusus Tuntas Sesuai Tenggat Saudi

Tenggelam Saat Selamatkan Anaknya, Pria di Ende Ditemukan Meninggal Dunia

Tenggelam Saat Selamatkan Anaknya, Pria di Ende Ditemukan Meninggal Dunia

Pesan Perempuan Pakai Aplikasi Michat, Pria di Ende-NTT Meninggal dalam Kamar Hotel

Pesan Perempuan Pakai Aplikasi Michat, Pria di Ende-NTT Meninggal dalam Kamar Hotel

Mutasi Terbaru Kapolri, Irwasda Polda NTT Jadi Wakapolda Babel Dan Wadir Lantas Jadi Kabid TIK Polda NTT

Mutasi Terbaru Kapolri, Irwasda Polda NTT Jadi Wakapolda Babel Dan Wadir Lantas Jadi Kabid TIK Polda NTT

Respon Kritikan Prof. Nizar Soal Alokasi Kouta Haji. Kemenhaj Tegaskan Masa Tunggu yang Sama Antar Provinsi Adalah Sebuah Ikhtiar untuk Rasa Keadilan

Respon Kritikan Prof. Nizar Soal Alokasi Kouta Haji. Kemenhaj Tegaskan Masa Tunggu yang Sama Antar Provinsi Adalah Sebuah Ikhtiar untuk Rasa Keadilan

Komentar
Berita Terbaru