Antisipasi Geng Motor, Polisi Akan Tertibkan Pelajar Yang Bawa Kendaraan Tidak Memiliki SIM
digtara.com – Polrestabes Medan akan bekerjasama dengan pihak sekolah-sekolah untuk membatasi pelajar yang membawa sepeda motor guna menghindari konvoi jalanan agar tidak terciptanya komunitas geng motor baru. Polisi Tertibkan PelajarÂÂ
Baca Juga:
- Direksi PUD Pasar Medan Tinjau Pasar Simalingkar dan Pasar Sentosa Baru, Fokus Penataan dan Kebersihan
- Pengelolaan Haji Harus Bersih dari Praktik Korupsi. Wamenhaj Dahnil: Tangkap Saja Siapa Pun yang Masih Berusaha Melakukan Praktik Rente dan Korupsi
- FPMB Desak Wali Kota Binjai Batalkan Pencalonan Chairin Simanjuntak sebagai Sekdako
Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, Rabu (13/7/2022).
Fathir mengatakan, saat ini pihaknya bersama Forkopimda Medan untuk melakukan patroli dalam skala besar, baik siang maupun malam hari.
Hal tersebut dilakukan, lantaran maraknya geng motor yang ada di kota Medan.
Baca: Ternyata Mata Bu Masna Kena Sabetan Parang Geng Motor di Medan, Bukan Dilempar Batu
“Jadi kami bekerjasama dengan instansi terkait untuk meningkatkan kegiatan patroli, dan selama ini sudah berjalan selama tiga bulan yang melibatkan dari rekan rekan TNI satpol PP yang tujuannya untuk meminimalisir kejahatan kejalanan dikota Medan,” ucapnya kepada wartawan.
Fathir menambahkan, selain itu pihaknya akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di kota Medan untuk membatasi para pelajar yang membawa sepeda motor agar tidak melakukan konvoi.
Baca: Viral Seorang Pemuda di Helvetia Diduga Dibacok Sekelompok Geng Motor
“Kegiatan ini selain dengan bekerjasama dengan instansi terkait kami juga bekerjasama dengan pihak sekolah untuk bisa melakukan pembatasan kepada para pelajar ini untuk melakukan kegiatan konvoi,” ucapnya lagi.
Terkait penggunaan sepeda motor terhadap pelajar, Fathir menyebut pihaknya bakal melakukan penertiban bagi pelajar yang belum mempunyai SIM.
Geng motor dikota Medan semakin marak dan beringas.
Baru-baru ini, Polda Sumut mengamankan tujuh remaja yang melakukan penyerangan terhadap seorang ibu-ibu dan warga yang melintas serta anak dibawa umur.
Dan pada umumnya, para pelaku masih dibawah umur dan masih berstatus pelajar.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Antisipasi Geng Motor, Polisi Akan Tertibkan Pelajar Yang Bawa Kendaraan Tidak Memiliki SIM
Direksi PUD Pasar Medan Tinjau Pasar Simalingkar dan Pasar Sentosa Baru, Fokus Penataan dan Kebersihan
Pengelolaan Haji Harus Bersih dari Praktik Korupsi. Wamenhaj Dahnil: Tangkap Saja Siapa Pun yang Masih Berusaha Melakukan Praktik Rente dan Korupsi
FPMB Desak Wali Kota Binjai Batalkan Pencalonan Chairin Simanjuntak sebagai Sekdako
Dualisme Hukum Pertanahan dalam Sengketa Tanah Adat Sultan Ground (Studi Putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta Nomor 137/Pdt.G/2024/PN Yyk)
Tiga Calon Ketua GP Ansor Kota Semarang Masa Khidmah 2026-2030 Ditetapkan Panitia Konfercab X