Minggu, 16 Juni 2024

Nelayan Hilang Belum Ditemukan, Polisi Tahan Rekan Korban

Imanuel Lodja - Selasa, 31 Mei 2022 04:43 WIB
Nelayan Hilang Belum Ditemukan, Polisi Tahan Rekan Korban

digtara.com – Nidar Muhamad (19), nelayan hilang sejak Kamis (26/5/2022) lalu ketika mencari ikan di perairan Weikelo, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT hingga kini belum ditemukan.

Baca Juga:

Aparat keamanan Polres Sumba Barat Daya, keluarga korban dan masyarakat desa masih melakukan pencarian.

“Sudah beberapa hari dilakukan pencarian namun (korban) belum juga ditemukan,” ujar Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Sigit Harimbawan, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya Iptu Yohanes Balla, SE saat dikonfirmasi Selasa (31/5/2022).

Baca: Hilang Saat Melaut, Nelayan di NTT Ternyata Dipukul dan Didorong Temannya ke Laut

Tahan pelaku

Penyidik Satreskrim Polres Sumba Barat daya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini.

Polisi juga sudah mengamankan Kamaludin Ibrahim (42) sebagai pelaku yang mengakibatkan korban terjun ke laut.

“Kita sudah tahan pelaku dan statusnya sudah menjadi tersangka. Pelaku juga sudah mengakui perbuatannya,” tambah Kasat Reskrim.

Atas perbuatannya, tersangka Kamaludin Ibrahim dijerat dengan pasal 338 KUHP. Tersangka pun terancam hukuman 15 tahun penjara.

“Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun,”.

Polisi dari Satreskrim Polres Sumba Barat Daya sudah memeriksa intensif Kamaludin Ibrahim, nelayan yang berlayar mencari ikan bersama korban Nidar Muhamad (19).

Sebelumnya, Zainab Algadri (54), Ibu rumah tangga asal Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT melaporkan kehilangan anaknya saat melaut.

Baca: Nelayan di Sumba NTT Hilang saat Melaut, Ibu Lapor Polisi

Zainab mengaku kalau anaknya Nidar Muhamad (19) yang juga seorang nelayan hilang sejak Kamis (26/5/2022) lalu ketika mencari ikan di perairan Weikelo, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Laporan tersebut tertuang dalam laporan polisi nomor LP-B/62/V/SPKT/RES.SBD/POLDA NTT.

Ia baru melaporkan kasus ini pada Senin (30/5/2022) setelah upaya pencarian oleh keluarga selama beberapa hari tidak membuahkan hasil.

Dari hasil pemeriksaan terungkap kalau Kamaludin Ibrahim sempat memukul korban bahkan Kamaludin lah yang mendorong korban ke laut.

“Kamaludin Ibrahim diduga sebagai pelaku yang mana, korban sempat injak selang minyak dari perahu sampan,” ujar Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yohanes Balla, SE saat dikonfirmasi Senin (30/5/2022).

Tindakan korban ini mengakibatkan Kamaludin emosi.

Kamaludin pun memukul korban sebanyak 3 kali dan mendorong korban ke laut.

Pasca kejadian ini, Kamaludin meninggalkan korban tenggelam di laut.

“Setelah pelaku meninggalkan korban, pelaku kembali ke tempat pelaku mendorong korban namun pelaku sudah tidak lagi menemukan korban,” urainya.

Baca: Dirasa Pendapatan Sebagai Nelayan Tak Cukup, Warga Tapteng Nekat Jual Sabu

Selanjutnya pelaku kembali ke darat dan tidak memberitahukan kepada keluarga maupun orang tua korban.

Polisi langsung menahan pelaku pasrah pemeriksaan.

“Pelaku sekarang sudah diamankan di polres Sumba Barat Daya,” tandasnya.

Zainab dalam laporannya menyebutkan kalau pada Kamis (26/5/2022), sekitar pukul 02.00 wita, korban dan rekannya Kamaludin Ibrahim (42), yang juga nelayan asal Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya bersama-sama turun ke laut dengan menggunakan perahu motor untuk memancing ikan.

Setibanya di tengah laut yang diperkirakan 11 kilometer dari pesisir pantai, Kamaludin Ibrahim bersama korban melakukan aktivitasnya sebagai nelayan.

Namun angin yang kencang dan gelambang laut yang tinggi membuat perahu motor yang ditumpangi oleh Kamaludin Ibrahim dan korban terseret arus.

Atap dari perahu motor terlepas akibat angin yang kencang sehingga korban dan Kamaludin Ibrahim terseret bersama atap perahu motor tersebut.

Korban dan Kamaludin Ibrahim terjatuh ke dalam laut.

Korban dan Kamaludin Ibrahim berusaha berenang untuk naik kembali ke perahu motor.

Namun ketika Kamaludin Ibrahim sudah berhasil kembali keatas perahu motor, Kamaludin tidak lagi melihat korban.

Kamaludin Ibrahim mengaku telah berusaha untuk mencari korban namun hingga Jumat (27/5/2022) siang pukul 14.00 wita korban tetap tidak ditemukan.

Kamaludin Ibrahim pun memutuskan untuk kembali ke rumah.

Namun karena merasa ketakutan, Kamaludin Ibrahim tidak memberitahukan kejadian tersebut ke pihak keluarga.

Baru pada Sabtu (28/5/2022) sekitar pukul 10.00 wita, keluarga korban berusaha mencari namun sia-sia sehingga melaporkankan kejadian tersebut ke SPKT Polres Sumba Barat Daya.

Pasca menerima laporan dan membuat laporan polisi, pihaknya langsung ke lokasi kejadian mengumpulkan barang bukti.

“Kejadian tersebut telah dibuatkan Laporan Polisi dan sampai dengan saat ini korban belum ditemukan dan masih dilakukan upaya pencarian oleh pihak keluarga,” ujarnya.

Nelayan Hilang Belum Ditemukan, Polisi Tahan Rekan Korban

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tidak Terima Dimaki-maki, Sejumlah Pria di Sumba Barat Aniaya Rekannya hingga Tewas

Tidak Terima Dimaki-maki, Sejumlah Pria di Sumba Barat Aniaya Rekannya hingga Tewas

Polisi di Sumba Timur Temukan Sejumlah Sepeda Motor dari Bali Tanpa Dokumen Resmi

Polisi di Sumba Timur Temukan Sejumlah Sepeda Motor dari Bali Tanpa Dokumen Resmi

Nias Selatan Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo, Getaran Terasa hingga ke Sumbar

Nias Selatan Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo, Getaran Terasa hingga ke Sumbar

Kapolda NTT akan Tindak Tegas Anggota Polri yang Tidak Netral dalam Pilkada

Kapolda NTT akan Tindak Tegas Anggota Polri yang Tidak Netral dalam Pilkada

Kapolda NTT Minta Sinergitas TNI-Polri di Sumba Timur Jelang Pilkada Ditingkatkan

Kapolda NTT Minta Sinergitas TNI-Polri di Sumba Timur Jelang Pilkada Ditingkatkan

Cek Kesiapan Pilkada, Kapolda Kunjungan ke Polres Sumba Timur

Cek Kesiapan Pilkada, Kapolda Kunjungan ke Polres Sumba Timur

Komentar
Berita Terbaru