Dampak Lapas Overload di Indonesia, Pemerintah Cari Alternatif Hukuman untuk Napi Narkoba

Rabu, 08 September 2021 19:39
Dok Kemenko Polhukam
Menko Polhukam Mahfud MD.

digtara.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut pemerintah akan memikirkan upaya lain bagi pengguna narkoba supaya tidak semuanya berakhir menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan (lapas). Cari Alternatif Hukuman untuk Napi Narkoba

Pernyataan tersebut, bukan tanpa sebab disampaikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini. Pasalnya, hampir 50 persen dari 200 ribuan warga binaan atau narapidana di seluruh lapas se-Indonesia terlibat kasus narkotika.

“Bayangkan satu kejahatan mendominasi 50 persen, sisanya kejahatan-kejahatan lain,” kata Mahfud saat konferensi pers di Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9/2021).

Sementara di sisi lain, Mahfud mengatakan, kalau yang masuk ke dalam lapas itu bukan hanya bandar saja.

Kebanyakan mereka merupakan pengguna atau korban dari peredaran narkoba hingga orang yang terjebak.

“Bawa tas, ada orang masukan barang tangkap di sana. Ada orang tidak ngerti bawa ke sana, kena masuk penjara,” ungkapnya.

Lantaran itu, pemerintah bakal memikirkan vonis bagi para pengguna narkoba untuk tidak seluruhnya menjalani hukuman penjara.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait