Reka Ulang Kasus Pembunuhan di Kupang, Korban Ditikam dan Dikeroyok hingga Tewas

Rabu, 30 November 2022 14:30
ist
Reka Ulang Kasus Pembunuhan di Kupang, Korban Ditikam dan Dikeroyok hingga Tewas

digtara com – Polisi dari Polsek Kelapa Lima dan Kejaksaan Negeri Kupang menggelar rekontruksi kasus pembunuhan terhadap Yunus Nesimnasi alias Yuven, Rabu (30/11/2022).

Rekontruksi dilakukan di beberapa lokasi yakni belakang hotel Aston dan alun-alun Kota di Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Dalam rekontruksi ini, dihadirkan enam orang tersangka yakni Yandres Nubatonis, Presly Fransias Imanuel Wara, Deni Awang, Silvester Glen Manukule, Muhamad Exel Mahmud dan tersangka utama Maychell Belsesar Nehemia Manafe alias Ekel.

Kasus ini ditangani Polsek Kelapa Lima sesuai laporan polis nomor LP/B/215/X/2022/Sektor Kelapa Lima tanggal 1 Oktober 2022.

Baca: Lagi, DPO Kasus Pemerkosaan di Kupang Diamankan Polisi

Keenam tersangka dijerat pasal 338 KUHP Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP subs pasal 170 ayat (2) KE-3 KUHP subs pasal 351 ayat (3) KUHP.

Ada 25 adegan yang diperankan para tersangka dan saksi.

Reka ulang diawali saat korban Yunus Nesimnasi (diperankan anggota Polsek) bersama Ferdinanda Bona, Rudi Kastoyo, Afred Nesimnasi, Aldi, Fandi dan Desti Feo duduk dan bercerita di alun-alun kota Kupang.

Selang beberapa saat Afred Nesimnasi (adik korban) dan pacarnya Desti Feo pulang ke kos korban di Jalan Hans Kapitan untuk istrahat.

Sementara Fandi pergi membeli rokok di depan hotel Aston menggunakan sepeda motor melewati gang belakang hotel Aston.

Tersangka Yandres Nubatonis merasa tersinggung dengan Fandi yang melewati gang belakang hotel Aston lalu mengejar Fandi.

Yandres kemudian memukul Fandi sehingga terjadi keributan. Lalu Fandi meminta bantuan Ferdinanda Bona, Rudi Kastoyo dan Aldi yang saat itu berada di alun-alun kota Kupang.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait