Minggu, 29 Maret 2026

Pasca Ribut Konsumsi Miras, Satu Orang Warga Tewas dan Satu Luka berat

Imanuel Lodja - Jumat, 07 Februari 2020 09:32 WIB
Pasca Ribut Konsumsi Miras, Satu Orang Warga Tewas dan Satu Luka berat

digtara.com | KUPANG – Konsumsi minuman keras membawa petaka. Seorang warga tewas dan satu orang lainnya luka berat pasca diserang saat mabuk minuman keras.

Baca Juga:

Kasus ini terjadi pada Kamis (6/2/2020) malam sekitar pukul 22.30 wita, di Kampung Wano Guru, Desa Wee Paboba, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun salah seorang korban yang terlibat tindak pidana secara bersama – sama melakukan kekerasan terhadap orang yang awalnya mengalami luka berat akhirnya meninggal pada Jumat (7/2/2020) pagi.

Korban meninggal yakni Yenikson Lende alias Ama Yaya (49), warga kampung Wano Guru Desa Wee Paboba, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupatem Sumba Barat Daya.

Sementara korban luka berat, Agustinus Umbu Pati (36), warga Kampung Wano Bou Desa Wee Paboba, Kecamatam Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya. Polisi mengidentifikasi empat orang pelaku masing-masing Anis Situs Leti (30), Okta (28), Timo (30) dan Wadi (20), warga Desa Wee Paboba, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kasus awal bermula saat Pelipus Bali Loko (42) alias Ama Ano, warga yang tinggal di Kampung Wano Guru, Desa Wee Paboba, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya saat duduk diteras rumah didatangi tersangka Anis Situs Leti (30) dan tersangka Wadi (20) menawarkan untuk menikmati minuman keras.

Ama Ano pun setuju sehingga Anis Situs Leti memberi uang ke Wadi untuk membeli miras jenis moke. Selang beberapa saat datang tersangka Okta dan Timo. Ama Ano dan keempat tersangka menikmati minuman keras.

Saat menikmati minuman keras, datang korban Ama Yaya dan Agustinus Umbu Pati dengan mobil pick up warna hitam dan bergabung dengan para tersangka di rumah Ama Ano.
Kedua korban datang dalam keadaan mabuk karena baru selesai mengkonsumsi miras.

Korban Ama Yaya mengeluarkan semua uang dari saku celana dan menawarkan untuk membeli tambahan minuman keras.

Tersangka Anis Situs Leti sempat melarang dan mencegah tindakan korban Ama Yaya karena mereka hanya ingin minum untuk mengisi waktu.

Sikap ini menjadikan korban tersinggung dan marah sehingga terjadi pertengkaran mulut antara korban dengan para pelaku. Para pelaku langsung menganiaya kedua korban di teras rumah.

Para pelaku pun menyeret kedua korban dari teras rumah hingga ke jalan raya dan selanjutnya para pelaku melarikan diri.

“Kejadian karena salah paham antara korban dan pelaku serta di pengaruhi oleh alkohol dimana antara korban dan para pelaku sama-sama mabuk berat akibat menkonsumsi minuman keras jenis moke,” urai Kapolsek Weijewa Timur Polres Sumba Barat Daya, Ipda Edinus Y Leba saat dikonfirmasi Jumat (7/2/2020).

Kedua korban dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. Namun pada Jumat (7/2/2020), korban Yenikson Lende alias ama Yaya meninggal dunia di RSUD Waikabubak Kabupaten Sumba Barat.

Korban Ama Yaya awalnya dirawat di Puskesmas Palla dan dirujuk ke RSUD Waikabubak.
Jenasah korban kemudian dibawa pihak keluarga ke Kampung Wanno Guru, Desa Wee Paboba, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya untuk disemayamkan dikawal Personil Polsek Wewewa Timur dipimpin Kapolsek Wewewa Timur, Ipda Edinus Y Leba.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Oknum Anggota Dewan Diamankan Polisi Bersama Pasangannya

Oknum Anggota Dewan Diamankan Polisi Bersama Pasangannya

Patroli Malam Minggu, Anggota Ditsamapta Polda NTT Amankan Sopir Mobil Rental Yang Lecehkan Penumpang

Patroli Malam Minggu, Anggota Ditsamapta Polda NTT Amankan Sopir Mobil Rental Yang Lecehkan Penumpang

Dihajar Massa, Pelaku Pemerkosaan Gadis Disabilitas Di Kupang Diselamatkan Tim Resmob Polda NTT

Dihajar Massa, Pelaku Pemerkosaan Gadis Disabilitas Di Kupang Diselamatkan Tim Resmob Polda NTT

Patroli di Kota Kupang, Dit Samapta Polda NTT Amankan Pemuda Mabuk Miras dan Tangani Aksi Kekerasan

Patroli di Kota Kupang, Dit Samapta Polda NTT Amankan Pemuda Mabuk Miras dan Tangani Aksi Kekerasan

Anggota TNI AD Dicopot Karena Terlibat Kasus Pencabulan, Begini Penjelasan Polda NTT Terkait Pembatalan SKCK

Anggota TNI AD Dicopot Karena Terlibat Kasus Pencabulan, Begini Penjelasan Polda NTT Terkait Pembatalan SKCK

Setelah Sari, Polisi Amankan Lagi Seorang Pria Pelaku Pencabulan Anak

Setelah Sari, Polisi Amankan Lagi Seorang Pria Pelaku Pencabulan Anak

Komentar
Berita Terbaru