Jumat, 23 Februari 2024

Komplotan Pencuri Uang di Sumba Timur Ternyata Curi Gaji ke-13 PNS Dinas Nakertrans

Imanuel Lodja - Rabu, 30 Juni 2021 03:22 WIB
Komplotan Pencuri Uang di Sumba Timur Ternyata Curi Gaji ke-13 PNS Dinas Nakertrans

digtara.com – M Tolib (41), Sahrul dan Osias Soleman Elik alias Manto merupakan komplotan pencuri uang yang beraksi di Kabupaten Sumba Timur, NTT.

Baca Juga:

Saat beraksi dua pekan lalu, ketiganya mencuri uang dalam jok sepeda motor.

Uang yang dicuri merupakan gaji ke-13 dari 12 PNS pada Dinas Nakertrans Kabupaten Sumba Timur.

Selasa 15 Juni 2021 lalu, Marthen Rubu (55), warga Kelurahan Kambaniru, Kecamatan Kambera, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur yang juga bendahara gaji di kantor Nakertrans Kabupaten Sumba Timur ke bank NTT Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Baca:Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Uang Nasabah Bank di Sumba Timur

Ia mencairkan uang Rp 53.784.000 di Bank NTT Waingapu yang merupakan gaji ke-13 belasan PNS di kantornya.

Setelah mengambil uang, Marthen Rubu keluar ke parkiran namun lupa kunci sepeda motor di meja teller bank NTT sehingg masuk kembali.

Selanjutnya ia ke sepeda motor di parkiran dan menyimpan uang dalam jok sepeda motor. Dia kemudian ke foto copy Mita di dekat SDK Andaluri, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Baca: Lima Residivis Pencurian Hewan Ternak di Sumba Timur Dibekuk Polisi

Marthen hendak foto copy KTP, NPWP, kartu keluarga dan akte nikah.

Uang Raib dicuri dari jok sepeda motor

Sekitar lima menit ia di dalam tempat foto copy. Marthen kemudian keluar bemaksud mengambil uang di jok sepeda motor untuk membayar biaya foto copy.

Namun ia kaget karena jok sepeda motor sudah terbuka dan kunci jok sepeda motor rusak. Uang dalam jok sepeda motor juga raib.

Kasus ini kemudian dia laporkan ke Polres sumba Timur sesuai laporan polisi nomor LP/B/88/VI/SPKT/Polres Sumba Timur/Polda NTT tanggal 15 Juni 2021.

Saat itu, tersangka M. Tolib rupanya memantau gerak gerik Marthen dari Bank BRI. Sementara Sahrul dan Manto di Bank NTT.

Sahrul dan Manto menelepon M. Tolib mengabarkan ada seorang bapak (Marthen Rubu) yang keluar dari Bank NTT dengan membawa uang.

Kemudian M. Tolib bersama Sahrul dan Manto membuntuti korban di mana korban keluar dari Bank NTT dengan menyimpan uang di jok sepeda motor.

Pelaku Berbagi tugas dan Peran

Setiba di depan foto copy ‘Mita’, para pelaku berbagi peran.

Baca: Lima Residivis Pencurian Hewan Ternak di Sumba Timur Dibekuk Polisi

Sahrul merusak jok sepeda motor korban saat korban sedang masuk ke dalam tempat foto copy.

Manto berperan memantau korban yang sedang foto copy berkas dan M Tolib memantau dari sebelah jalan dan sengaja duduk diatas sepeda motor.

Sahrul berhasil mencuri uang di jok sepeda motor milik korban dan kembali ke Hotel Cendana. Di sanalah ketiganya membagi uang hasil curian.

Baca: Truk Tangki BBM Bersubsidi “Kencing” di Jalan, Empat Warga Diamankan Polres Sumba Barat

M Tolib mengaku mendapat jatah dari bagian tersebut sebanyak Rp 10.000.000.

Dari hasil pembagian ini, dia mengirim uang kepada istrinya di Palembang sebanyak Rp 5.000.000.

Sisa uang curian dinikmati Sahrul dan Manto serta membayar biaya penginapan.

Tak lama berselang, pada Selasa 29 Juni 2021, M Tolib berhasil dibekuk polisi.

Ia ditangkap di samping Bank BNI Cabang Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Sebelum ditangkap, ketiganya sedang memainkan aksinya dengan memantau para nasabah yang membawa uang dari dalam bank.

Begitu polisi datang, polisi menangkap M Tolib. Namun kedua temannya, Sahrul dan Manto langsung melarikan diri.

Kejar Tersangka lain sampai ke Hotel

Tim mencari dengan melakukan patroli di seputaran kota Waingapu namun tidak menemukan tersangka.

Baca: Vaksinasi di Wilayah Polda NTT Sambut Hari Bhayangkara Lampaui Target

Polisi kemudian melakukan penggeledahan di Hotel Cendana, tempat di mana para pelaku menginap.

Saat dilakukan penggeledahan, tim hanya menemukan pakaian yang dikenakan pelaku saat melakukan aksinya.

Tim menginterogasi M Tolib dan mengaku kalau ia berasal dari palembang yang bekerja sama dengan Sahrul dan Manto.

Baca: Dilaporkan ke Polda NTT karena Ceraikan Istri Tanpa Sidang, AKP Didik: Dia Kabur Sejak Januari 2020

Untuk mencuri, mereka mengunakan kunci T dengan cara merusak kunci jok sepeda motor korban.

Dari M Tolib, polisi mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor honda beat warna hitam les merah nomor polisi DH 4735 KM.

Juga diamankan 1 buah dompet berisikan uang Rp 599.000, KTP, SIM C, dan 3 buah kartu ATM (Bank BNI, Bank BRI dan Bank NTT). Satu helai baju lengan panjang dan 1 helai celana yang dipakai M Tolib saat kejadian dua pekan lalu.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono, SIK mengaku, para pelaku merupakan satu komplotan dalam kasus pencurian.

M Tolib dan Sahrul, lanjut Kapolres, datang ke Kabupaten Sumba Timur diajak oleh Manto melalui telepon.

M Tolib mengaku kalau sebelumnya ia tidak berhubungan dengan Manto, melainkan dengan temannya Samsudin dan Edy yang juga berasal dari Palembang.

Dia kemudian diajak oleh Samsudin dan Edy untuk bekerjasama dengan Manto.

Di Kota Waingapu, komplotan pencuri ini menginap 1 kamar di Hotel Cendana Kota Waingapu.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe

Komplotan Pencuri Uang di Sumba Timur Ternyata Curi Gaji ke-13 PNS Dinas Nakertrans

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Derita Siswi SD di Sumba Timur: Disetubuhi Ayah dan Anak hingga Hamil, Dipaksa Istri Pelaku Gugurkan Janin

Derita Siswi SD di Sumba Timur: Disetubuhi Ayah dan Anak hingga Hamil, Dipaksa Istri Pelaku Gugurkan Janin

Anggota Polres Sumba Timur Terjang Banjir Kawal Kotak Suara Pemilu

Anggota Polres Sumba Timur Terjang Banjir Kawal Kotak Suara Pemilu

Dua PS Kapolsek di Sumba Timur Dilantik

Dua PS Kapolsek di Sumba Timur Dilantik

Gadis Asal Sumba Tengah Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Toilet di Waingapu-Sumba Timur

Gadis Asal Sumba Tengah Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Toilet di Waingapu-Sumba Timur

Warga Lewa-Sumba Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

Warga Lewa-Sumba Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

Ditinggal Sendiri, Pria di Lewa-Sumba Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

Ditinggal Sendiri, Pria di Lewa-Sumba Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

Komentar
Berita Terbaru