Jumat, 20 Februari 2026

Pemerintah Impor Beras, GMNI: Jangan Matikan Petani

- Kamis, 25 Maret 2021 16:17 WIB
Pemerintah Impor Beras, GMNI: Jangan Matikan Petani

digtara.com – Rencana pemerintah dalam mengimpor beras membuat penolakan dari beberapa pihak. Salah satunya Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) Sumatera Utara yang menolak keras dimana pemerintah rencananya akan mengimpor beras. Pemerintah Impor Beras, GMNI: Jangan Matikan Petani

Baca Juga:

Menurut Ketua DPD GmnI Sumut Paulus P Gulo, SH hal ini akan mempengaruhi nilai jual beli beras di kalangan petani.

“Kebijakan untuk  mengimpor beras merupakan keputusan keliru, karena akan sangat merugikan petani,” ujarnya, Kamis (25/3/2021).

Dijelaskannya, Provinsi Sumatera Utara merupakan produsen gabah ke tujuh di Indonesia, dengan luas lahan 413.141 ha  dapat menghasilkan gabah sebanyak 2.078.901 ton GKG atau setara dengan 1.192.665 ton beras.

Di Provinsi Sumatera Utara terdapat beberapa daerah penghasil gabah, antara lain Balige, Deli Serdang dan Kepulauan Nias.

Paulus juga menyinggung konsep Tri Sakti yang digaungkan pemerintah sejak periode awal Presiden Jokowi. Dimana, salah satu poinnya adalah berdikari dibidang ekonomi.

“Saya dengar, rekofungsi APBN tahun 2021 diperuntukkan untuk pemberdayaan. Bukankah banyak lahan tidur yang sudah ditanami lagi? Jadinya aneh kan ketika ada kebijakan impor,” ungkapnya.

Diketahui dalam beberapa minggu terakhir, banyak petani di berbagai daerah mengeluhkan ketersediaan bibit dan pestisida untuk mendukung produktivitas pertanian khususnya sawah.

Namun ia menilai bahwa hal tersebut tidak dapat dijadikan dasar melakukan impor dengan dalil kekurangan beras.

“Persoalan yang dihadapi petani akhir-akhir ini tidak dapat digeneralisasi bahwa kita kekurangan beras. Harusnya petani sawah terus disokong. Jangan malah dimatikan dengan kebijakan keliru seperti ini,” tegasnya.

Paulus mengatakan GMNI akan selalu membela kaum petani yang mereka sebut “kaum marhaen”.

“Kami akan melakukan perlawanan ketika kaum tani, nelayan dan buruh dicekik dengan kebijakan yang keliru. Itulah tugas utama kami yang dititipkan Bung Karno,” tandasnya.

[ya]  Pemerintah Impor Beras, GMNI: Jangan Matikan Petani

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

Petani Kota Medan Terima Bantuan Alsintan, Benih Padi, dan Sembako, Ini Kata Wakil Wali Kota Zakiyuddin

Petani Kota Medan Terima Bantuan Alsintan, Benih Padi, dan Sembako, Ini Kata Wakil Wali Kota Zakiyuddin

Petani di Alor-NTT Beberapa Kali Cabuli Anak Kandungnya

Petani di Alor-NTT Beberapa Kali Cabuli Anak Kandungnya

Pendapatan Layak Petani Masih Jauh dari Standar Bank Dunia. Sarif Kakung Minta Kesejahteraan Petani di Jawa Tengah Perlu Terus Ditingkatkan

Pendapatan Layak Petani Masih Jauh dari Standar Bank Dunia. Sarif Kakung Minta Kesejahteraan Petani di Jawa Tengah Perlu Terus Ditingkatkan

Petani di Kabupaten TTU Ditemukan Meninggal dalam Rumahnya

Petani di Kabupaten TTU Ditemukan Meninggal dalam Rumahnya

Petani di Malaka-NTT Ditikam Saat Melayat ke Rumah Kerabat

Petani di Malaka-NTT Ditikam Saat Melayat ke Rumah Kerabat

Komentar
Berita Terbaru