Antisipasi Peningkatan Kasus Kematian Covid-19, Gubernur Edy Konsolidasikan RS se Sumut

  • Whatsapp
Antisipasi Peningkatan Kasus Kematian Covid-19, Gubernur Edy Konsolidasikan RS se Sumut
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memimpin rapat koordinasi terkait penanganan Covid-19 dengan Rumah Sakit se-Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Selasa (4/5/2021). (Foto Diskominfo Sumut)

digtara.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi mengonsolidasikan seluruh rumah sakit yang ada di daerah ini untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus kematian karena Covid-19 dan ketersediaan tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR). Antisipasi Peningkatan Kasus Kematian Covid-19, Gubernur Edy Konsolidasikan RS se Sumut

Diketahui, angka kematian saat ini sekitar 3,3%, sedangkan BOR sudah melampaui 60%.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat memimpin rapat koordinasi terkait penanganan Covid-19 dengan Rumah Sakit se-Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Selasa (4/5/2021).

Muat Lebih

“Angka kematian harus diturunkan. Untuk itu, sinergi antar-rumah sakit dan pihak terkait sangat diperlukan. Makanya saya kumpulin bapak-bapak sekalian, untuk bertukar pikiran, untuk mengatasi ini kita juga harus bergandengan tangan,” kata Gubernur.

Mengenai BOR, Gubernur akan menyiapkan cadangan isolasi apabila diperlukan. Serta mengharapkan agar penanganan pasien tidak tertumpuk di satu tempat, melainkan tersebar di sejumlah rumah sakit yang tersedia.

Ketua Tim Penanganan Penyakit Infeksi Emerging Satgas Covid-19 Provinsi Sumut, Restuti Hidayani Saragih mengatakan ada faktor yang menyebabkan peningkatan angka kematian dan ketersediaan kamar isolasi. Antara lain, faktor penerapan protokol kesehatan masyarakat. “Penerapan protokol kesehatan adalah faktor dari eksternal rumah sakit,” katanya.

Menurut Restuti, saat ini semakin banyak varian virus Covid-19. Untuk itu, penyekatan wilayah diperlukan guna membatasi mobilitas warga, terutama saat libur Lebaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar