Agar Jantung Tetap Sehat, Ini Rekomendasi Ideal untuk Pola Makan

Senin, 03 Oktober 2022 21:42
hallo sehat
ilustrasi jantung

digtara.com – Faktor resiko akan penyakit jantung dapat dihindari melalui pola makan dan rutin berolahraga. Begitupun bagi pasien jantung, pola makan memegang peranan agar ritme kerja jantung berfungsi secara normal tanpa adanya penyumbatan di pembuluh darah akibat pola makan yang salah.

Pada momentum Hari Jantung SeDunia, 29 September lalu, Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan kembali mengingatkan akam pentingnya pola makan sehat, melalui skema diet yang tepat agar jantung sehat.

Karena makanan sehat untuk jantung tidak saja mengurangi faktor resiko penyakit jantung. Termasuk terhindar dari resiko peradangan, tekanan darah, kolesterol dan trigliserida.

Melalui edukasi sehat bertajuk : Rekomendasi Diet Untuk Jantung Sehat , Jumat (30/09/2022), Dokter Spesialis Jantung Pembuluh Darah Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, dr Triadi Milano Sp.JP(K). , mengatakan, bahwa pasien Kardiovascular selain rutinitas mengkonsumsi obat, harus didukung pula makanan sehat dan rutin berolahraga.

Akumulasi radikal bebas memiliki konsekuensi yang buruk pada kesehatan. Molekul-molekul yang tidak stabil dalam tubuh menganggu struktur dan fungsi sel , contohnya di pembuluh darah terjadi penumpukan lemak di lapisan pembuluh darah

“Ini berbahaya, karena dari ketidaktahuan atau minimnya informasi, termasuk pada
pola makan yang berlebihan akan beresiko mengidap penyakit jantung, ” kata Dokter Triadi, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Siloam Hospitals Dhirga Surya ini mengingatkan.

Peran Sayuran dan Buah Segar

Mengacu pada data penelitian, jonsumsi sayuran dan buah buahan segar atau tinggi serat adalah yang terbaik bahkan sebaiknya menkonsumsi sampai 2 kali dalam sehari. Ikan yang tinggi omega 3, juga dapat dilakukan 4-5 kali dalam seminggu.

Adapun untuk daging putih (telur, ayam) sesungguhnya dibatasi 3 kali dalam seminggu serta daging merah yamg hanya maksimal cukup 2 kali dalam seminggu. Karbohidrat tinggi gula ( biskuit, mentega) sebaiknya dibatasi satu kali saja dalam seminggu.

“Dan yang justru saya beri rekomendasi adalah konsumsi kacang kacangan yang, dengan mengkesampingkan resiko bagi penderita asam urat, dapat dikonsumsi sampai 400 gram/ hari,” tutur Triadi Milano.

Laman: 1 2

Berita Terkait