Begini Cara Pernafasan Agar Cepat Tidur dalam 2 Detik
digtara.com | SETELAH muncul teknik tidur ala militer yang dijamin bisa membuat mata terlelap dalam 2 menit, ada lagi nih teknik mempercepat tidur hanya dalam hitungan detik.
Baca Juga:
- Menhaj Evaluasi KKHI Madinah, Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan Haji yang Lebih Efektif
- Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Minta Pelayanan Kesehatan Bagi Jemaah Indonesia Semakin Optimal
- Perkuat Kerja Sama Kesehatan Haji RI–Saudi German Hospital di Madinah, Untuk Pelayanan Jemaah Haji dan Umrah di Tanah Suci
Salah satu alternatif ini sepertinya bisa menjadi suatu hal yang patut dicoba jika Anda mengalami gangguan tidur saat malam. Selain efektif, teknik mempercepat tidur ini bisa membuat Anda merasa lebih nyaman.
Mengutip Daily Star, teknik tidur ini adalah trik bernapas 4-7-8. Metode ini adalah teknik pernapasan yang dibuat untuk memerangi gangguan insomnia yang dikembangkan oleh Dr. Andrew Weil. Ia mengaplikasikan metode ini berdasarkan praktik pranayama India kuno, yang berarti “pengaturan nafas”.
Cara baru untuk tidur ini digambarkan seperti “obat penenang alami untuk sistem saraf” karena mudah menghilangkan stres dengan menggunakan elemen meditasi. Selain itu, cara ini diklaim bisa merileksasikan tubuh dan pikiran Anda.
Bagaimana caranya?
Dalam channel YouTubenya, Dr. Neil mengatakan jika teknik ini sangatlah mudah dilakukan, tanpa bantuan alat, tak menghabiskan waktu, hingga bisa dilakukan di mana saja.
Caranya:
1. Hal pertama yang Anda lakukan adalah letakkan ujung lidah di langit-langit mulut, pada punggung jaringan di belakang gigi depan Anda. Anda akan menjaganya agar tetap utuh.
2. Buang napas sepenuhnya melalui mulut Anda saat mengeluarkan bunyi “whoosh”.
3. Kemudian tutup mulut Anda dan hirup pelan-pelan melalui hidung, sementara hitunglah sampai empat di dalam kepala Anda.
4. Tahan napas saat Anda menghitung sampai tujuh.
5. Buang napas sepenuhnya melalui mulut Anda, buat suara mendesing lagi saat Anda menghitung sampai delapan.
6. Ini satu nafas, jadi tarik napas lagi dan ulangi siklus tiga kali lebih banyak untuk total empat nafas.
Dr. Weil berkata, “Perhatikan bahwa Anda selalu menarik napas pelan melalui hidung dan mengembuskan napas melalui mulut.
Dr. Neil juga menyarankan agar menjaga ujung lidah dalam posisi yang tetap sepanjang waktu. Selain itu, dalam proses menghirup akan memakan waktu dua kali lebih lama dari penghirupan.
“Waktu absolut yang Anda habiskan untuk setiap fase tidak penting; rasio 4-7-8 itu penting. ”
Menhaj Evaluasi KKHI Madinah, Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan Haji yang Lebih Efektif
Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Minta Pelayanan Kesehatan Bagi Jemaah Indonesia Semakin Optimal
Perkuat Kerja Sama Kesehatan Haji RI–Saudi German Hospital di Madinah, Untuk Pelayanan Jemaah Haji dan Umrah di Tanah Suci
Jelang Khutbah Wukuf, Pelayanan Kesehatan di Tenda Terus Beroperasi, Ispa yang Banyak Jadi Keluhan
Pastikan Pelayanan Kesehatan Haji 2026, Kemenhaj Siagakan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah